Proyek Hary Tanoe-Trump Masuk Babak Baru, Saham KPIG dan MSIN Diborong

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 15 Feb 2021 13:52 WIB
Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melejit pada perdagangan Selasa (5/1/2021) gegara Raffi Ahmad dan Ari Lasso mempromosikannya.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Saham PT MNC Land Tbk (KPIG) dan PT MNC Studio International Tbk (MSIN) hari ini terbang begitu tinggi. Hingga sesi I berakhir, MSIN tercatat naik 12,65% ke posisi Rp 187, sementara KPIG tercatat naik 33,33% ke posisi Rp 136.

Menurut Analis Kiwoom Sekuritas, Sukarno Alatas kenaikan kedua saham tersebut hari ini tidak lepas dari babak baru mega proyek taman hiburan Hary Tanoe-Donald Trump di Lido, Sukabumi, Jawa Barat (Jabar). Hal itu membuat para pelaku pasar berbondong-bondong memborong saham tersebut.

"Dampaknya bisa signifikan sepertinya makanya pasar merespon dengan pembelian besar-besaran," tuturnya kepada detikcom, Senin (15/2/2021).

Hingga sesi I saham MSIN sudah ditransaksikan sebanyak 20,82 juta lembar dengan nilai transaksi Rp 3,79 miliar. Sedangkan KPIG separuh hari ini nilai transaksinya sudah mencapai Rp 12,66 miliar dengan jumlah saham yang berpindah sebanyak 94,11 juta lembar.

MNC Lido City mendapatkan persetujuan dari Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata (atau yang sering disebut dengan KEK Pariwisata). Di dalamnya akan ada taman hiburan sekelas Disneyland dan Universal Studio.

Mega proyek MNC Lido City dikembangkan oleh PT MNC Land Tbk (KPIG atau Perseroan). Di bawahnya ada PT MNC Lido Hotel, PT MNC Lido Resort dan PT MNC Wahana Wisata.

Setelah ditetapkan sebagai KEK Pariwisata perusahaan juga mulai melakukan pembangunan Movieland di MNC Lido City. Movieland, studio film dan drama seri outdoor ini disebut akan menjadi pusat industri film dan drama seri kelas dunia pertama di Indonesia. Hary mengatakan saat ini belum ada fasilitas mumpuni untuk outdoor production terutama untuk memproduksi film atau drama televisi.

PT MNC Studios International Tbk (MSIN) melalui anak usahanya PT MNC Movieland Indonesia menggelar prosesi cut and fill sebagai tanda dimulainya pembangunan Movieland di Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu kemarin (13/2).

Sementara Ekonom di Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira menilai pemerintah memang dalam skenario optimistis terhadap KEK baru tersebut. Meskipun dia menilai penetapan KEK Pariwisata itu tidak terlalu mendesak.

"Sebenarnya KEK baru khususnya di sektor wisata belum mendesak karena pandemi diperkirakan akan tuntas 10 tahun lagi menurut riset John Hopkins University dan masyarakat kalaupun berwisata masih andalkan wisata yang tidak jauh dari rumah," tuturnya.

Saksikan juga 'Bertahun-tahun Dikritik, Disneyland Akan Ubah Wahana Jungle Cruise':

[Gambas:Video 20detik]



(das/zlf)