Skin Care Berbahan Ganja yang Dibekingi Beckham IPO, Raup Rp 263 M

Vadhia Lidyana - detikFinance
Sabtu, 27 Feb 2021 18:00 WIB
BAHRAIN, BAHRAIN - MARCH 31: David Beckham looks on from the Red Bull Racing garage before the F1 Grand Prix of Bahrain at Bahrain International Circuit on March 31, 2019 in Bahrain, Bahrain. (Photo by Lars Baron/Getty Images)
David Beckham/Foto: (Lars Baron/Getty Images)
Jakarta -

Cellular Goods Plc telah mengumpulkan dana sebesar US$ 18,4 juta atau setara Rp 263 miliar dari penawaran saham perdana atau IPO di bursa London. Perusahaan didukung oleh David Beckham itu memproduksi produk perawatan kulit atau skin care berbahan dasar ganja.

Dilansir Bloomberg, Sabtu (27/2/2021), semenjak IPO, nilai saham Cellular Goods telah melonjak lebih dari 4 kali, atau 310%, yakni dari 5 pence menjadi 20,50 pence/saham. Dengan kenaikan itu, valuasi perusahaan pun melonjak menjadi £ 25 juta atau setara Rp 499 miliar.

Produk skin care yang akan diluncurkan ditujukan terutama untuk atlet. Bahan yang digunakan adalah cannabinoid (kandungan aktif dalam ganja). Oleh sebab itu, bahan baku produk skin care tersebut bukan berasal langsung dari tumbuhan.

"Dukungan David Beckham telah menambah kekuatan bintang pada debut perusahaan yang baru IPO," kata Analis Hargreaves Lansdown Plc Susannah Streeter.

Bahkan, lonjakan saham perusahaan sudah terjadi sebelum produk skin care diluncurkan. Produk-produk skin care baru akan diluncurkan pada bulan September.

Hebatnya lagi, permintaan akan produk skin care Cellular Goods Plc sudah sangat tinggi meski belum diluncurkan. Perusahaan sudah menerima 6.000 pesanan dari sejumlah peritel.

Pasar produk skin care berbahan cannabidiol diperkirakan tumbuh 25% selama lima tahun ke depan menjadi hampir US$ 3,5 miliar atau setara Rp 50,17 triliun.

"Memang pasar produk berbahan dasar cannabidiol sudah sangat kompetitif, dengan inovasi yang datang sangat banyak dan cepat dari seluruh dunia," kata Streeter.

(vdl/ara)