Coinbase Mejeng di Wall Street, Valuasi Tembus Rp 1.255 T

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 15 Apr 2021 09:12 WIB
Gedung saham New York atau yang dikenal sebagai Bursa Saham Wall Street
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Coinbase Global go public pada Rabu (14/4) sore. Kini nilai perusahaan jual beli bitcoin itu mencapai US$ 86 miliar setara Rp 1.255 triliun (kurs Rp 14.600). Keuntungan didapat Coinbase saat permintaan mata uang digital melonjak.

Dikutip dari CNN, Kamis (15/4/2021), saham Coinbase yang awalnya diperdagangkan US$ 250 per saham naik menjadi US$ 381 per saham atau melonjak 50% . Lalu sempat melonjak ke level tertinggi hampir US$ 430 hingga akhirnya ditutup di level US$ 328 dengan peningkatan lebih dari 30%.

Perusahaan mencatatkan sahamnya langsung di Nasdaq, bukan menjual saham baru melalui penawaran umum perdana. Itu juga cara Roblox, Palantir, dan Spotify (SPOT) go public.

Coinbase sekarang bernilai lebih dari tiga kali Nasdaq (NDAQ) dan juga memiliki nilai pasar yang lebih tinggi daripada perusahaan induk New York Stock Exchange Intercontinental Exchange (ICE).

IPO Coinbase juga mengubah CEO-nya Brian Armstrong menjadi mega-miliarder. Pada harga penutupan saham, Armstrong yang memiliki 39,6 juta saham di Coinbase, kini bernilai hampir US$ 13 miliar.

Selain itu, IPO Coinbase mendorong harga bitcoin meningkat lebih dari dua kali lipat tahun ini dan saat ini diperdagangkan mendekati harga rekor sekitar US$ 62.000. Ethereum mata uang kripto paling berharga kedua juga juga melonjak hampir tiga kali lipat.

Harga bitcoin juga mendapat peningkatan berkat investasi dari perusahaan besar dari Elon Musk Tesla (TSLA) dan MicroStrategy (MSTR) serta dukungan perusahaan keuangan besar seperti MasterCard (MA), PayPal (PYPL) dan Bank of New York Mellon (BK).

(ara/ara)