Bursa Asia 'Kebakaran', IHSG Dibuka Menguat ke 6.062

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 07 Jul 2021 09:08 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka menguat 15 poin (0,26%) ke level 6.062. Indeks LQ45 juga naik 3,9 poin (0,47%) ke level 850.

Pada pukul 09.00, IHSG masih berada di zona hijau dengan penguatan 12 poin (0,21%) ke level 6.062. IHSG pagi ini berada di level tertingginya pada 6.065 dan terendahnya pada 6.057.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat (AS) ditutup bercampur. Dow Jones ditutup 34.577,37 (-0,60%), NASDAQ ditutup 14.663,60 (+0,17%), S&P 500 ditutup 4.343,54 (-0,20%).

Wall Street ditutup koreksi usai libur panjang Hari Kemerdekaan. Sebanyak dua dari tiga indeks utama melemah terseret koreksi pada sektor keuangan.

Indeks bank pada S&P 500 turun 2,5% setelah imbal hasil obligasi AS turun. Bahkan yield US Treasury tenor acuan 10 tahun berada di level terendah sejak 24 Februari.

Data menunjukkan, aktivitas industri jasa Amerika Serikat (AS) tumbuh pada kecepatan sedang di bulan Juni, kemungkinan tertahan oleh kekurangan tenaga kerja dan bahan baku.

Selain itu juga, adanya aksi profit taking setelah beberapa hari sebelumnya index Wall Street menguat signifikan dan membuat rekor baru. Bursa saham Jepang dibuka melemah merespons pelemahan Wall Street.

Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

* Indeks Nikkei melemah 264 poin ke level 28.379* Indeks Hang Seng turun 291 poin ke 27.781* Indeks Shanghai berkurang 4 poin ke level 3.526* Indeks Straits Times turun 27 poin ke level 3.162

(ara/ara)