3 Fakta Bukalapak Unicorn RI Pertama Jual Saham di Bursa

ADVERTISEMENT

3 Fakta Bukalapak Unicorn RI Pertama Jual Saham di Bursa

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 06 Agu 2021 18:04 WIB
Rencana IPO Bukalapak
Foto: Rencana IPO Bukalapak (Denny Pratama/detikcom)
Jakarta -

Hari ini menjadi catatan sejarah bagi Bukalapak yang resmi melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Saham PT Bukalapak.com Tbk tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode BUKA.

Berikut beberapa fakta menarik yang dirangkum detikcom dari IPO Bukalapak:

1. Unicorn Pertama IPO di Asia Tenggara

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi menyatakan bahwa Bukalapak menjadi unicorn teknologi pertama yang IPO di Asia Tenggara.

"Pencatatan perdana saham ini juga menjadi sejarah karena perseroan merupakan perusahaan unicorn pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia dan bahkan di Bursa kawasan Asia Tenggara," kata Inarno dalam sambutan IPO Bukalapak, Jumat (6/8/2021).

Direktur Utama Bukalapak Rachmat Kaimuddin menyebut IPO yang dilakukan pihaknya menjadi yang terbesar di Indonesia.

"Hari ini adalah hari yang bersejarah di mana PT Bukalapak.com Indonesia menjadi perusahaan teknologi unicorn pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sebagai salah satu penawaran umum perdana terbesar di Indonesia," papar Rachmat Kaimuddin.

2. Harga Saham Naik Sampai Auto Reject

Saham Bukalapak.com naik 24,71% setelah 30 menit perusahaan mencatatkan penawaran umum perdana.

Mengutip data perdagangan RTI, hingga pukul 09.34 WIB tadi, saham Bukalapak kini bertengger di level Rp 1.060 per saham, naik 24,71% atau Rp 210 dibandingkan harga penawaran perdana di Rp 850.

Total saham Bukalapak yang diperdagangkan sebanyak 375,47 juta unit, dengan nilai transaksi mencapai Rp 398 miliar. Nilai kapitalisasi pasar Bukalapak tercatat senilai Rp 109,25 triliun.

Kenaikan saham Bukalapak terkena penolakan otomatis atau auto rejection. Otoritas BEI menetapkan saham dengan rentang harga lebih dari Rp 200 sampai dengan Rp 5.000 akan auto rejection.

3. Raup Rp 21,9 Triliun Buat Modal

Unicorn teknologi tersebut meraup dana Rp 21,9 triliun dari penawaran umum perdana saham Bukalapak.

Direktur Utama Bukalapak Rachmat Kaimuddin menjelaskan dana tersebut akan digunakan sepenuhnya untuk modal kerja perusahaan dan anak perusahaan.

"Jadi seperti yang kita jelaskan di prospektus ya bahwa seluruh penggunaan dana IPO ini 100% akan digunakan untuk modal kerja perseroan dan entitas anak atau subsidiary," katanya.

Pihaknya akan melakukan investasi di beragam produk dan layanan untuk meningkatkan kinerja, profitabilitas, serta keberlangsungan.

(toy/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT