Tips Mempersiapkan Biaya Pernikahan Bareng Pasangan Pakai Reksa Dana

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 11 Agu 2021 15:14 WIB
playful young asian couple celebrating Anniversary together at home, playing with the cake
Foto: Getty Images/Pixel Man
Jakarta -

Pernikahan jadi impian banyak pasangan muda. Sayang, impian itu kadang terkendala masalah biaya. Tingginya biaya sewa gedung hingga biaya katering membuat banyak pasangan muda menunda rencana mereka menikah.

Namun, ada beberapa tips yang bisa ditempuh agar persiapan biaya pernikahan tidak terasa berat.

1. Mempersiapkan Tabungan Bersama

Agar persiapan biaya pernikahan tidak terasa berat, disarankan kegiatan menabung dilakukan oleh kedua belah pihak.

Sepakati bersama besaran biaya pernikahan dan besaran biaya yang harus ditanggung masing-masing pasangan.

2. Investasi Reksa Dana Bersama

Selain menabung secara konvesnional, persiapan biaya pernikahan bisa dilakukan dengan berinvestasi di reksa dana bersama pasangan dalam satu portofolio.

Saat ini, aplikasi investasi reksa dana Bibit.id telah menyediakan fitur Bibit Bareng yang memungkinkan pengguna menabung reksa dana bersama dengan teman dan keluarga hingga pasangan di dalam satu portofolio.

Dengan Bibit Bareng, setiap pengguna dapat mencapai tujuan finansial secara bersama. Misalnya, bagi pasangan yang menabung bersama untuk persiapan menikah.

Bisa juga kebutuhan lain seperti teman-teman yang nabung bareng untuk rencana liburan setelah pandemi berakhir, dan orangtua yang nabung bareng untuk mempersiapkan pendidikan anak mereka, fitur ini bisa menjadi solusinya.

"Karena itulah, Bibit meluncurkan fitur Bibit Bareng agar masyarakat bisa menabung bersama-sama, berjuang, berusaha, berdisiplin, memantau hasil, dan akhirnya mencapai tujuan investasi mereka bersama," kata Sigit Kouwagam, CEO Bibit.

3. Memahami Konsep Investasi Bersama

Sebelum menggunakan fitur Bibit Bareng, ada sedikitnya tiga hal yang perlu dipahami.

Pertama, kegiatan investasi di dalam portofolio bersama dapat dilihat oleh para anggota yang terlibat. Kedua, kepemilikan reksa dana tetap menjadi milik pihak yang berinvestasi dan tidak ada perpindahan kepemilikan.

Terakhir, setiap anggota tetap memiliki kuasa penuh atas penjualan dan dana hasil penjualan reksa dananya miliknya.

"Tidak perlu khawatir. Meskipun dilakukan bersama-sama, setiap reksa dana tetap menjadi milik masing-masing anggota dalam portofolio bersama ini. Apabila tujuan investasi sudah tercapai, nilai investasi akan dibagi secara proporsional sesuai kontribusi masing-masing anggota," kata Sigit.

4. Cara Investasi Bersama di Satu Portofolio

Untuk mengaktifkan fitur ini, pertama-tama pengguna harus harus membuat satu portofolio baru. Setelah itu, pengguna bisa mengundang maksimal sepuluh pengguna lain untuk bergabung dalam portofolio bersama.

Sigit optimistis bahwa fitur ini juga relevan dengan situasi pandemi yang tengah kita hadapi. Walau harus menjaga jarak secara fisik dan mobilitas menjadi terbatas, hubungan dengan orang-orang terdekat dapat terus erat karena pengguna bisa menabung bareng dan saling menyemangati untuk mencapai tujuan bersama.

(dna/dna)