Yusuf Mansur Nekat Borong Saham Gocap, Dalam Rangka Apa?

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 16 Agu 2021 10:35 WIB
Ustaz Yusuf Mansur
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom

Berdasarkan laporan keuangan, ruang lingkup kegiatan REAL adalah menjalankan usaha dalam real estate yang dimiliki sendiri atau disewa. Saat ini kegiatan usaha utama mereka adalah bidang usaha pembelian, penjualan, pengoperasian real estat. Perusahaan berkantor pusat di Jalan Warung Buncit Raya No.65 Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Data BEI mencatat, saham REAL termasuk saham gocap alias dengan harga terendah Rp 50/saham.

Pada perdagangan Jumat lalu (13/8), saham REAL hanya ditransaksikan Rp 114 juta dengan volume perdagangan 2,28 juta saham. Kapitalisasinya juga hanya Rp 331 miliar.

Per Maret 2021, penjualan perusahaan baru mencapai Rp 4,94 miliar, naik dari periode yang sama tahun lalu Rp 4 miliar. Sementara laba bersih di kuartal I-2021 baru mencapai Rp 580 juta, dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 410,67 juta.

Lalu aset perusahaan mencapai Rp 352,23 miliar, dari akhir Desember 2020 sebesar Rp 352 miliar.

Kewajiban perusahaan hanya sebesar Rp 1,67 miliar, dari Desember 2020 sebesar Rp 2,61 miliar. Kemudian ekuitas mencapai Rp 350,56 miliar dari Rp 349,98 miliar di Desember 2020 sehingga tingkat debt to equity ratio (DER) hanya 0,004 kali.

YM mengakui bahwa saham REAL memang masuk saham gocap, tetapi menurut dia dari sisi prospek bisnis sangat menjanjikan.

"Bismillaah walhamdulillaah. Ini saham gocap, hehehe. tapi fundamentalnya bagus. Bisa jadi kendaraan buat seluruh bisnis properti. Entar kita kelola yang bener ini perusahaan. Bukan jadi perusahaan goreng-gorengan. Tumbuh dan besar bareng, saya masuk dengan izin Allah jadi pemegang sahamnya," kata YM dalam unggahan di akun Instagramnya, @yusufmansurnew.

Dia mengatakan banyak potensi menarik di bisnis REAL ke depan, misalnya pengembangan pesantren di 100 kota dan bisnis propertinya.

"Yang berarti akan ada 100 proyek properti, sebab nempel sama pesantren... keptif market banget-banget... atau mengundang pemilik-pemilik tanah kecil.... 100 meter sampai dengan 1.000 meter.... di kota-kota besar... diisengin bangun cluster kecil-kecil.. pemilik tanah langsung jadi CEO, yang ngerajut, REAL... ini bakal gila... masuk 1000 tanah aja... udah langsung 1.000 cluster... kita bisa rights issue bareng... inbreng aset... gede banget ini."

"Belum lagi revitalisasi rumah orang-orang kampung di perumahan-perumahan gede... ini banyak loh... misal kayak orang Betawi di BSD... masih banyak yang ribuan meter sampe hektar, diisi sama keluarga-keluarga Betawi. Ini jumlahnya busa ratusan, kerja sama begini, apalagi bisa melibatkan BUMN-BUMN Properti... wuih, sedap dah... insyaaaAllah... jalan kenceng nambahin gerak ekonomi Indonesia."

Meski demikian YM tidak memungkiri masih ada masalah yang juga akan segera diselesaikan.

"Btw, saya Yusuf Mansur... ga menutup diri dan ga menutup mata, bahwa saya juga ada masalah... ada kesulitan, ada kesusahan... ada persoalan... karena itu, saya minta maaf ke kawan-kawan.. dan minta didoakan... agar bisa menyelesaikan semuanya."

"Plus bisa menuntaskan opportunity ke depan ini. Buat kemajuan bersama... tapi kalau soal saya nipu, jahatin orang, ga banget. Saya bertawakkal kepada Allah... semoga Allah lindungi kita semua... dari semua kesalahan, kejahatan, keburukan, dosa, dan maksiat, diri kita sendiri dan dari seluruh makhluknya Allah," tambahnya.


(toy/eds)