Harga Saham BBRI Jadi Lebih Murah Saat Right Issue

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Senin, 06 Sep 2021 11:51 WIB
Warga melintas di samping layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (13/3/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari Jumat (13/3/2020) sore, ditutup menguat 11,82 poin atau 0,24 persen ke posisi 4.907,57, Meski ditutup menguat hari ini, IHSG masih tercatat turun 10,75 persen dalam sepekan terakhir. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pd.
Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Jakarta -

Aksi korporasi rights issue PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sudah mendapatkan restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 30 Agustus 2021. Perseroan juga sudah menentukan harga right issue ini sebesar Rp 3.400/saham.

Harga pelaksanaan ini tentu jauh lebih murah dibandingkan harga saham BBRI pada pembukaan perdagangan sesi I Senin (6/9) yakni Rp 3.950/saham/. Harga ini juga lebih rendah dibandingkan dengan harga penutupan Jumat (3/9) lalu di Rp. 3.930/saham.

Berdasarkan data RTI Business, per Jumat kemarin jumlah volume lembar saham BBRI yang diperdagangkan sebesar 150,05 juta saham. Adapun total transaksinya sebesar Rp 581,29 miliar. Harga BBRI saat ini pun telah naik 2,08% dibandingkan bulan lalu dan turun 5,76% year to date dengan kapitalisasi pasar Rp 485 triliun.

Harga yang lebih murah ini tentu akan dapat memberikan keuntungan bagi pemegang saham BBRI alias investor lama. Sebab, investor bisa menambah saham BBRI lebih banyak dengan menebusnya melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Diketahui, berdasarkan prospektus yang diterbitkan, perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 28.21 miliar saham baru seri B dengan nilai nominal Rp 50 setiap saham. Jumlah ini setara dengan 18,62% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah rights issue.

"Setiap pemegang 1 miliar saham lama perseroan yang namanya tercatat dalam DPS perseroan pada tanggal 9 September 2021 pukul 16.00 WIB berhak atas 230.128.553 HMETD. Setiap 1 HMETD bisa dieksekusi menjadi 1 saham baru BBRI dengan harga pelaksanaan Rp 3.400," tulis manajemen.

Kendati demikian, investor ritel yang tidak memiliki 1 miliar saham juga bisa mengikuti right issue ini. Bila investor ritel hanya memiliki 10 lot atau 1.000 lembar saham BBRI, maka dengan rasio 100:23 Anda akan mendapatkan 230,12 HMETD. Namun, karena pembulatan maka HMETD yang diterima hanya 230 lembar saham atau 2 lot ditambah 30 lembar saham atau odd lot.

HMETD tersebut bisa diperdagangkan di pasar tunai pada masa perdagangan yakni 13-22 September 2021. Namun, itu hanya saham dalam jumlah 100 lembar saham atau 1 lot bukan pecahan. Sementara bagi saham dengan jumlah di bawah 100 lembar saham atau odd lot, bisa diperdagangkan di pasar negosiasi dengan ketentuan T+0.

Bagi yang belum memiliki saham BBRI, bisa mengikuti aksi korporasi ini dengan 2 cara. Pertama adalah membeli saham BBRI yang lama dan terus menyimpannya hingga tanggal cum date, yakni 7 September 2021. Atau membeli HMETD pada masa perdagangan HMETD di 13-22 September.



Simak Video "Teras BRI Kapal, Penjaga Kedaulatan Rupiah di Perbatasan"
[Gambas:Video 20detik]
(akd/ara)