Singapura Rogoh Rp 15,75 T buat Sembuhkan Pasar Modal dari Corona

Elsa Azzahra - detikFinance
Jumat, 17 Sep 2021 14:45 WIB
Di tengah melandainya kasus COVID-19 di Indonesia, sejumlah negara tetangga ini masih catatkan kenaikan kasus COVID-19. Negara mana saja?
Foto: Getty Images
Jakarta -

Pemerintah Singapura, hari ini (17/09/2021), mengumumkan serangkaian inisiatif untuk memikat perusahaan-perusahaan dengan pertumbuhan tinggi yang menjanjikan di seluruh kawasan untuk mendaftar di pasar saham lokal.

Singapura yang merupakan negara dengan tujuan daftar favorit untuk REITs atau perwalian investasi real estat ini tengah berjuang menarik penawaran umum perdana blockbuster dari sektor teknologi, yang telah menjadi salah satu tema investasi teratas di pasar global.

"Kami memang memiliki perusahaan teknologi yang datang sepenuhnya, seperti Nanofilm. Kami jelas ingin melihat lebih banyak dari mereka," kata Kepala eksekutif Singapore Exchange, Loh Boon Chye, dikutip dari CNBC Jumat (17/09/2021)

Nanofil Technologies Internasional menyediakan produk berupa bahan pelapis guna sebagai pelindung smartphone dan televisi. Debut perdagangan ini sudah dimulai sejak tahun lalu di SGX, yaitu IPO non-REIT.

Inisiatif baru yang pemerintah Singapura sudah umumkan adalah dengan berinvestasi bersama beberapa perusahaan untuk membantu meningkatkan modal melalui pencatatan publik, baik primer maupun sekunder atau ganda dan di kota sampai negara.

Dana yang akan dimulai di tahap pertama sebesar 1,5 miliar dolar Singapura atau setara Rp 15,75 triliun (kurs Rp 10.500/dolar Singapura).

Berikut daftar inisiatif lain yang diumumkan pemerintah Singapura:

1. Investasi sebagai pengembangan ekonomi Singapura

Pengembangan Ekonomi Singapura bermaksud membentuk dana baru untuk berinvestasi di perusahaan tahap selanjutnya dengan dana yang akan dimulai sejumlah 500 juta dola Singapura.

2. Regulator keuangan

Monetary Authority of Singapore, akan meningkatkan hibah untuk membantu perusahaan dalam membiayai biaya pendaftaran.

Dan Operator pertukaran, Singapore Exchange, akan membantu dengan mengusahakan pertumbungan tinggi sehingga mendapatkan dana secara pribadi.

"Kami tahu bahwa inisiatif yang kami luncurkan hari ini bukanlah peluru ajaib," kata Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong dalam pidato yang mengumumkan langkah tersebut.

"Tetapi kami percaya mereka akan meniupkan angin baru ke layar pasar ekuitas publik kami, dan menjadikan SGX bukan hanya pilihan yang layak tetapi juga menarik bagi perusahaan pertumbuhan inovatif yang mencari daftar publik," tambahnya.

Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong mengatakan terdapat empat start-up lokal yang akan mencapai status "Unicorn" pada tahun ini, dengan nilai $ 1 miliar atau lebih. Dengan begitu pemeritah Singapura berusaha untuk menambatkan ke empat perusahaan tersebut di Singapura.

Pasar saham Singapura telah mengungguli banyak rekan regionalnya tahun ini, dengan indeks acuan Straits Times naik sekitar 7,8% .

Dan pada paruh pertama tahun ini, Singapura hanya menarik tiga IPO yang menghasilkan $200 juta, sementara sesama pusat keuangan Hong Kong memiliki 46 listing yang mengumpulkan $27,4 miliar.

(dna/dna)