Zipmex Dapat Investor Baru, Kantongi Pendanaan US$ 41 Juta

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 23 Sep 2021 08:25 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat naik hingga hampir 20 poin tapi kemudian melambat lagi. Investor belum bersemangat sehingga perdagangan berjalan lesu. Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (14/11/2014), IHSG turun tipis 4,732 poin (0,09%) ke level 5.043,936. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 0,233 poin (0,03%) ke level 864,319.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Jumlah investor yang menempatkan dana di Zipmex kembali bertambah dengan pendanaan baru mencapai US$ 41 juta. Tiga investor baru yang mengucurkan pendanaan bagi Zipmex adalah B Capital Group dan Eduardo Saverin, TNB Aura, serta V Ventures.

Bekerja sama dengan B Capital Group milik Raj Ganguly, Eduardo Saverin yang dikenal sebagai Co-Founder Facebook dan angel investor mengumumkan keterlibatan dalam penutupan pendanaan seri B Zipmex. B Capital adalah perusahaan investasi berbasis di Amerika yang telah berinvestasi di berbagai perusahaan dengan tujuan melakukan transformasi terhadap industri konvensional.

Perusahaan ventura ini telah berinvestasi juga di startup inovatif di Asia Tenggara seperti NinjaVan yang mengakomodir pengiriman logistik dan CoinDCX yang merupakan unicorn terbaru sekaligus bursa aset kripto terbesar di India.

TNB Aura adalah perusahaan ventura terkemuka berbasis data yang menggunakan tesis dan metodologi khusus untuk mengidentifikasi dan berinvestasi di perusahaan terpilih. Beberapa portofolio mereka antara lain Zenyum, Super, Co-Learn dan Propzy.

"Dengan tim yang luar biasa, visi yang jelas, dan roadmap yang tertata, Zipmex menawarkan platform yang mudah diakses dan mudah dipahami bagi seluruh konsumen di Asia Tenggara yang ingin menjadi bagian dari revolusi aset digital,"kata Co-Founder & Managing Partner TNB Aura, Charles Wong dalam keterangan resmi, Kamis (23/9/2021).

V Ventures adalah sebuah perusahaan ventura berbasis di Singapura yang bermitra dengan Thoresen Thai Agencies sebagai anchor LP. Perusahaan ini berinvestasi dan melakukan diversifikasi di berbagai perusahaan teknologi mutakhir dari desain solusi pinjaman elektronik global untuk memanfaatkan teknologi mendalam di sektor non-internet. Portofolio perusahaannya meliputi BLender Finance, Cloudbreakr, Creative Ventures, dan Owlstone Medical.

General Partner V Ventures, Chalermchai Mahagitsiri menambahkan Zipmex telah berkembang pesat dari platform aset digital di Indonesia menjadi pemain regional dalam layanan keuangan digital. "Zipmex bahkan berhasil melakukannya sambil memastikan bahwa seluruh perusahaan teregulasi sesuai dengan peraturan pemerintah di masing-masing negara," kata dia.

Ketiga perusahaan ini mengikuti jejak sejumlah investor yang mengucurkan pendanaan Seri A bagi Zipmex pada Januari tahun ini. Beberapa investor sebelumnya adalah Krungsri Finnovate Company Limited milik Bank of Ayudhya, Thailand's Plan B Media PLC, Master Ad (MACO) PLC, MindWorks Capital, dan Jump Capital.

"Sangat jarang melihat perusahaan ventura dunia dan institusi keuangan mampu melihat peluang dalam dunia aset kripto dan berinvestasi seperti ini. Ini membuat kami semakin dekat dengan masa depan dengan peluang, akses, dan kemerdekaan finansial untuk semua lapisan," tutup Marcus Lim, CEO dan Co-Founder Zipmex.

(fdl/fdl)