Gagal Menguat, IHSG Dibuka Loyo di 6.263

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 01 Okt 2021 09:03 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka melemah 24 poin (0,41%) ke level 6.263. Indeks LQ45 juga turun 5 poin (0,5%) ke level 889.
Demikian dikutip dari data RTI, Jumat (1/10/2021).

Pada pra pembukaan, IHSG turun 17 poin (0,2%) ke level 6.260. Indeks LQ45 juga ikut turun ke 891. IHSG kemudian terus melemah hingga ke level 6.256.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 33,843.92 (-1.59%), NASDAQ ditutup 14,448.60 (-0.44%), S&P 500 ditutup 4,307.54 (-1.19%).

Wall Street kembali tergelincir di hari terakhir bulan September. Tiga indeks utama kompak melemah dan mencetak penurunan bulanan akibat kekacauan terkait anggaran pemerintah Amerika Serikat (AS) di Washington.

Semua sektor utama pada indeks S&P 500 mengakhiri sesi di zona merah, dengan sektor industri dan konsumen menunjukkan persentase penurunan terbesar. Pasar saham Amerika Serikat (AS) mendapat tekanan walau Senat dan DPR AS menyetujui RUU pengeluaran sementara untuk menjaga pemerintah berjalan di akhir sesi. Dengan hasil kali ini, ketiga indeks saham utama AS juga mencetak kinerja kuartalan terburuk sejak pembukaan tahun 2020, ketika pandemi Covid-19 membuat ekonomi global terpuruk.

Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

  • Indeks Nikkei turun 573 poin ke 28.879
  • Indeks Hang Seng libur 24.576
  • Indeks Shanghai libur
  • Indeks Strait Times berkurang 33 poin 3.052

Berikut saham rekomendasi hari ini:

WIKA dan PGAS direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Indikator teknikal netral dan sentimen netral.

ADRO direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya atau boleh menambah posisi kepemilikan saham, namun boleh beli jika belum. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

(eds/eds)