Daftar Perusahaan Tbk yang Punya Utang Jumbo, Apa Saja?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 12 Nov 2021 08:30 WIB
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/11/2016). IHSG ditutup meroket hingga 1,57%.
Hati-hati Terjebak Emiten dengan Utang Jumbo, Ini Daftarnya
Jakarta -

Sebelum berinvestasi di pasar modal, calon investor sebaiknya memeriksa rekam jejak perusahaan yang sahamnya ingin dibeli. Hal ini untuk meminimalisir 'terjebak' di emiten tersebut.

Jangan sampai, emiten yang tampilannya terlihat bagus, ternyata buruk di jeroannya alias kondisi keuangannya sudah di ambang kebangkrutan. Dikutip dari laporan Emtrade disebutkan, calon investor harus melihat jumlah utang yang dimiliki oleh emiten tersebut.

"Jadi, sebagai investor yang bijak harus pintar memilih perusahaan yang ingin diinvestasikan. Agar tidak terjebak dalam kebangkrutan," tulis Emtrade, dikutip Jumat (12/11/2021).

Untuk mendeteksi jumlah utang perusahaan, Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan kemudahan kepada para investor untuk memeriksanya. Bahkan untuk nilai utang yang sudah lebih besar dari aset yang dimiliki alias ekuitas negatif.

Emtrade menjelaskan rumus untuk menghitung utang. Yaitu Aset = Kewajiban + Ekuitas (Modal). Jika kewajiban atau utang nilainya leih besar dari aset, otomatis nilai ekuitas akan menjadi negatif.

Contohnya untuk aset sejumlah Rp 5 triliun, kewajiban Rp 10 triliun lalu dicari ekuitas. "Dari persamaan di atas, maka bisa didapatkan nilai ekuitas adalah negatif sehingga nilai aset akan sama dengan nilai kewajiban ditambah ekuitas. Jadi dengan contoh di atas maka ekuitasnya minus Rp 5 triliun," tulisnya.

Cara memeriksa daftar perusahaan dengan ekuitas negatif:

Buka situs.idx.co.id

Pilih menu perusahaan tercatat dan notasi khusus

Perhatikan daftar dengan notasi E

Maka akan muncul daftar perusahaan yang punya ekuitas negatif berdasarkan data BEI per 9 November 2021.

Berikut daftarnya:

PT Mahaka Media Tbk

PT Alumindo Light Metal Industry Tbk

PT Argo Pantes Tbk

PT Ratu Prabu Energi Tbk

PT Estika Tata Tiara Tbk.

PT Binakarya Jaya Abadi Tbk.

PT Bakrie Telecom Tbk

PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk.

PT AirAsia Indonesia Tbk

PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk

PT Centex Tbk

PT Dewata Freightinternational Tbk.

PT Dwi Guna Laksana Tbk

PT Eterindo Wahanatama Tbk

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk

PT Globe Kita Terang Tbk

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

PT Panasia Indo Resources Tbk

PT Intan Baruprana Finance Tbk

PT Intraco Penta Tbk

PT Jakarta Kyoei Steel Works Tbk

PT ICTSI JASA PRIMA Tbk

PT Leyand International Tbk

PT Modern Internasional Tbk

PT Magna Investama Mandiri Tbk

PT Capitalinc Investment Tbk

PT Asia Pacific Investama Tbk.

PT ONIX CAPITAL Tbk

PT Ancora Indonesia Resources Tbk

PT Asia Pacific Fibers Tbk

PT Steady Safe Tbk

PT Sidomulyo Selaras Tbk

PT Siwani Makmur Tbk

PT Wilton Makmur Indonesia Tbk

PT SLJ Global Tbk

PT Express Transindo Utama Tbk

PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk.

PT Tirta Mahakam Resources Tbk

PT Trikomsel Oke Tbk

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk

(kil/fdl)