Tahukah Kamu?

Apa Itu Window Dressing, Permak Jendela Jadi Cantik?

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 07 Des 2021 06:30 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Jelang akhir tahun seperti saat ini sering terdengar kata window dressing. Sebuah kata yang aneh bagi kuping masyarakat awam. Apakah itu artinya menghias jendela?

Kata window dressing sendiri sering terdengar dari dunia keuangan seperti pasar modal. Kata ini memang hanya menjelang akhir tahun.

Window dressing sendiri merupakan aksi strategi dari manajer investasi untuk mempercantik portofolionya. Dengan memiliki dana yang besar tentu para manajer investasi bisa melakukan manuver untuk membuat kinerjanya terlihat cemerlang.

Nah aksi ini dilakukan dekat dengan akhir tahun, tujuannya agar ketika penutupan tahun, portofolio mereka terlihat cantik. Itulah mengapa disebut window dressing.

Pelaku Window Dressing

Melansir Investopedia, strategi window dressing sering digunakan oleh perusahaan manajer investasi untuk mempercantik kinerja produk reksa dananya sebelum disajikan ke klien.

Mereka akan cenderung aktif di masa window dressing. Mereka akan menjual saham-saham yang berkinerja buruk dan borong saham-saham yang sedang naik daun.

Selain manajer investasi, istilah ini juga sering digunakan oleh sebuah perusahaan pada umumnya. Pengertiannya sama yakni memperbaiki laporan keuangan mereka. Namun aksinya berbeda, misalnya dengan menunda pembayaran atau mencari cara untuk membukukan pendapatan lebih awal.

(das/das)