Gara-gara Mau Ngutang, Saham Virgin Galactic Rontok Serontok-rontoknya!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 14 Jan 2022 11:18 WIB
Special guests chat as they wait for Virgin Galactic founder Richard Bransons launch to space aboard his own rocket ship near Truth or Consequences, New Mexico, Sunday, July 11, 2021. (AP Photo/Andres Leighton)
Foto: AP/Andres Leighton
Jakarta -

Salah satu perusahaan jasa pariwisata ke luar angkasa Virgin Galactic berencana untuk menerbitkan surat utang sebesar US$ 425 juta atau setara dengan Rp 6,07 triliun.

Akibat pernyataan ini, saham perseroan merosot hingga lebih dari 16% dan menyentuh level terendah dalam sejarah yaitu US$ 10,36 per saham. Padahal awal 2021 ini saham Virgin Galactic sempat menyentuh US$ 62,8 per lembar.

Dalam pernyataan resmi, Virgin Galactic menyebutkan jika utang ini rencananya akan digunakan untuk modal kerja, administrasi dan belanja modal untuk percepatan pengembangan armada pesawat ruang angkasa.

Rontoknya harga saham ini membuat perusahaan terpukul karena beberapa bulan belakangan Virgin Galactic memang sedang kesulitan keuangan.

Virgin Galactic memang menarik perhatian internasional setelah meluncurkan sang bos, Richard Branson ke luar angkasa pada Juli 2021.

Perusahaan sudah go public sejak 2019 lalu dan mulai gembar-gembor untuk membuka layanan komersial pada 2020.

Rival Virgin Galactic, Blue Origin besutan Jeff Bezos bahkan sudah sukses membawa orang untuk berwisata ke luar angkasa.

Sebelumnya indeks S&P 500 turun 1,42% menjadi 4.659,03, Nasdaq Composite turun 2,51% menjadi 14.806,81. Lalu Dow Jones Industrial Average turun 176,70 poin menjadi 36.113,62 setelah naik lebih dari 200 poin pada hari sebelumnya.

Rontoknya saham teknologi ini sudah terjadi tiga hari berturut-turut. Penyebabnya karena Federal Reserve yang sudah memberikan sinyal akan menaikan suku bunga untuk memerangi angka inflasi yang tinggi.



Simak Video "Batal Pelesiran ke Luar Angkasa, Ini Alasan Ashton Kutcher"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)