Lolos dari PKPU, Waskita Beton Mau Konversi Utang Jadi Saham

ADVERTISEMENT

Lolos dari PKPU, Waskita Beton Mau Konversi Utang Jadi Saham

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 21 Jun 2022 14:23 WIB
PT Waskita Beton Precast Plant Prambon memproduksi spun pile untuk kebutuhan proyek Tol Trans Jawa dan Tol Krian-Manyar. Yuk lihat proses produksinya.
Waskita Beton/Foto: Istimewa/Waskita
Jakarta -

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil mencapai kesepakatan damai dengan seluruh kreditur melalui proses homologasi dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (20/6).

Presiden Direktur WSBP FX Poerbayu Ratsunu menyatakan momen ini menjadi motivasi dan pondasi yang baik untuk WSBP kembali bertumbuh.

"New Chapter, New Strength. Ini awal mula pemulihan kembali WSBP menjadi perusahaan berkinerja unggul dan kuat," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/6/2022).

Sebagaimana diketahui proses pemungutan suara/voting (PKPU) berlangsung sejak Jumat (17/6) di mana voting kembali dilanjutkan pada Senin (20/6) kemarin. Berdasarkan hasil voting kemarin sebesar 92,8% kreditur konkuren dan 80,6% kreditur separatis mendukung dan memberikan suara setuju dalam voting rencana perdamaian WSBP.

Pembacaan hasil voting dilakukan pada pukul 15.30 WIB oleh Tim Pengurus PKPU WSBP yang beranggotakan Allova Herling Mengko, Daud Napitupulu, dan Jesica Novita Puspitaningrum dengan disaksikan oleh Hakim Pengawas.

Proposal perdamaian yang WSBP ajukan pada kreditur disusun berdasarkan proyeksi keuangan dan kondisi terkini perusahaan. Isi dari proposal perdamaian tersebut merupakan skema terbaik berdasarkan hasil pertemuan dan masukan dari para kreditur.

"Kreditur mendukung pemulihan WSBP, di mana kreditur menyetujui skema-skema yang ditawarkan Waskita Beton dalam rencana perdamaian, antara lain pembayaran melalui kas perusahaan, konversi utang menjadi saham, rescheduling menjadi kewajiban jangka panjang, serta penerbitan obligasi wajib konversi," ujarnya.

Manajemen WSBP mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas doa dan dukungan positif dari seluruh kreditur, sehingga WSBP untuk melewati proses PKPU sejauh ini dan seluruh tahapan dapat berjalan dengan kondusif dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Hal ini menjadi semangat lebih bagi WSBP untuk tumbuh dengan fundamental keuangan yang kokoh. Ke depannya, Manajemen WSBP akan melakukan strategi perbaikan untuk dapat meningkatkan keberlanjutan bisnis sehingga terwujud pemulihan kinerja perusahaan sehingga dapat melaksanakan seluruh kewajibannya kepada para kreditur.

"Kami siap mematuhi komitmen kepada para kreditur, serta siap untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia," jelas Poerbayu.

Manajemen WSBP selalu menjunjung tinggi Tata Kelola Perusahaan yang Baik. WSBP senantiasa berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh kewajiban kepada para kreditur serta akan bersikap kooperatif dan terbuka kepada seluruh stakeholder untuk menjalankan skema yang sudah ditentukan.

Simak juga Video: Kasus Korupsi Waskita Beton Naik Penyidikan, Negara Rugi Rp 1,2 T

[Gambas:Video 20detik]



(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT