ADVERTISEMENT

OJK Keluarkan Aturan Baru Pasar Modal, Buruan Cek!

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 22 Sep 2022 20:21 WIB
Ilustrasi Gedung Djuanda I dan Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pengaturan dan pengawasan industri Pasar Modal. Terkait hal ini OJK telah menerbitkan 3 peraturan baru.

Mengutip keterangan tertulis OJK, Kamis (22/9/2022), tiga peraturan itu bertujuan mewujudkan terciptanya kegiatan pasar modal yang teratur, wajar, dan efisien. Serta diharapkan melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat.

Pertama, Peraturan OJK (POJK) Nomor 14/POJK.04/2022 merupakan ketentuan penyempurnaan dari Peraturan Bapepam Nomor X.K.2 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.

Ketentuan penyampaian laporan berkala emiten atau perusahaan publik penting karena berperan dalam pengambilan keputusan pemegang saham, khususnya pemegang saham publik.

POJK ini juga mengatur bahwa emiten atau perusahaan publik yang pernyataan pendaftarannya telah dinyatakan efektif wajib menyampaikan laporan keuangan berkala kepada OJK. Serta mengumumkan laporan keuangan berkala kepada masyarakat melalui sistem pelaporan elektronik OJK.

"Tersedianya laporan keuangan yang lebih cepat diharapkan membantu pemegang saham publik untuk mengambil keputusan investasi dengan tepat," sebut keterangan tertulis OJK.

Kedua, POJK Nomor 15/POJK.04/2022 yang mengatur mekanisme pemecahan saham dan penggabungan saham oleh perusahaan terbuka. Dalam hal saham perusahaan terbuka tercatat di Bursa Efek, perusahaan terbuka wajib memperoleh persetujuan prinsip atas rencana pemecahan saham dan rencana penggabungan saham perusahaan terbuka dari Bursa Efek tempat saham perusahaan terbuka tersebut dicatatkan.

Ketentuan mengenai persyaratan dan prosedur pelaksanaan pemecahan saham dan penggabungan saham ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dalam pemenuhan hak-hak pemegang saham, perlindungan investor, dan mendukung terwujudnya perdagangan saham yang terjaga dengan baik.

Ketiga, POJK Nomor 17/POJK.04/2022 sebagai penyempurnaan dari POJK Nomor 43/POJK.04/2015 tentang Pedoman Perilaku Manajer Investasi. Selain sebagai pedoman bagi manajer investasi, POJK ini mengakomodir kebutuhan pengaturan terkait manajemen risiko likuiditas dalam pengelolaan investasi yang menjadi rekomendasi dalam IOSCO atau International Organization of Securities Commission.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT