ADVERTISEMENT

Saham Tesla Merosot, Gara-Gara Elon Musk 'Mesra' dengan Twitter?

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Selasa, 04 Okt 2022 10:14 WIB
Elon Musk Berjanji akan Cabut Blokir Twitter terhadap Donald Trump
Elon Musk/Foto: DW (News)
Jakarta -

Saham Tesla (TSLA) kini tidak sejaya dulu. Saham perusahaan Elon Musk ini merosot di bursa Wall Street sejak orang terkaya di dunia itu menjalin 'hubungan' dengan Twitter.

Namun, apakah Twitter menjadi satu-satunya alasan kemerosotannya? Pada enam bulan lalu, saham Tesla terbang tinggi. Perusahaan itu bernilai US$ 1,1 triliun, lebih dari selusin saham perusahaan pembuat mobil top lainnya bila digabungkan. Tesla bahkan sempat mengumumkan rencana pengusulan pemecahan sahamnya.

Tidak lama setelah itu, Musk mengumumkan rencana membeli Twitter. Kendati demikian, prahara antara Elon Musk dengan Twitter yang menimbulkan kekhawatiran para investor Tesla bukan satu-satunya masalah bagi perusahaan itu.

Dilansir CNN, Selasa (4/10/2022), Tesla telah menghadapi masalah kinerja akibat lockdown di China, hingga menyebabkan kemacetan pada produksi pada akhir Mei lalu. Kondisi ini mengarah ke laporan penjualan kuartal III yang mengecewakan, jauh di bawah ekspektasi Wall Street.

Pada akhirnya, sehari sebelum investasi Musk di Twitter diumumkan, saham Tesla turun 27% dibandingkan Jumat, 1 April lalu. Tidak lama setelah itu, turun lagi 8% pada perdagangan di tengah hari Senin.

Kritik terhadap Tesla pun akhirnya naik ke permukaan. Ada pendapat yang mengatakan kenaikan saham yang hampir 1.900%, dari musim gugur 2018 hingga harga puncaknya di April kemarin, tidak pernah dijustifikasi. Masalah saat ini merupakan tanda kemunduran saham di masa yang akan datang.

"Secara umum, hal-hal yang sangat buruk terjadi ketika produksi melambat, harga turun, dan pasar memberi Anda harga berjangka untuk kelipatan 45,3 kali perkiraan pendapatan," kata Analis Gordon Johnson.

Di sisi lain, 'penggemar' Tesla di Wall Street memperkirakan perusahaan masih dalam posisi yang baik karena permintaan akan kendaraan listrik terus bertumbuh. "Singkatnya, kuartal ini tidak ada apa-apanya dan Street akan kecewa dengan angka pengiriman yang lebih lemah pada kuartal ketiga" kata Analis Teknologi di Wedbush Securities Daniel Ives.

"Karena itu, kami melihat ini lebih sebagai peningkatan kecepatan logistik daripada awal dari lintasan pengiriman yang lebih lembut," lanjutnya.

Simak juga video 'Dikabarkan Akan Bangun Bandara Pribadi di Texas, Ini Kata Elon Musk':

[Gambas:Video 20detik]



Tesla pamer proyek robot. Cek halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT