ADVERTISEMENT

Elon Musk Lanjutkan Pembelian Perusahaan, Saham Twitter Meroket 22%

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 05 Okt 2022 10:26 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 07:  In this photo illustration, the Twitter logo and hashtag #Ring! is displayed on a mobile device as the company announced its initial public offering and debut on the New York Stock Exchange on November 7, 2013 in London, England. Twitter went public on the NYSE opening at USD 26 per share, valuing the companys worth at an estimated USD 18 billion.  (Photo by Bethany Clarke/Getty Images)
Ilustrasi Twitter Foto: GettyImages
Jakarta -

Saham Twitter melonjak tinggi setelah miliarder Elon Musk kembali memberikan penawaran untuk membeli perusahaan media sosial tersebut. Sahan Twitter meroket hingga 22% pada penutupan perdagangan hari Selasa di Bursa Efek New York.

Dilansir dari CNBC, Rabu (5/10/2022), saham Twitter terparkir di US$ 52 per lembar saham. Sahamnya menguat 9,46 poin pada penutupan perdagangan Selasa.

Seperti diketahui salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk memutuskan untuk melanjutkan pembelian Twitter. Hal itu diketahui dari surat yang dikirimkan bos Tesla itu kepada Twitter.

Dalam surat itu, Elon Musk menyebutkan dirinya bersedia untuk menindaklanjuti pembelian Twitter dengan harga kesepakatan awal US$ 54,20 per saham.

Dikutip dari CNN, dalam surat tersebut Musk mengatakan bahwa dia akan melanjutkan akuisisi dengan ketentuan aslinya. Sejalan dengan itu, ia juga menunggu pembiayaan utang dan proses penundaan proses hukum Delaware Chancery Court atas upaya awal Musk menarik dari kesepakatan.

Seorang juru bicara Twitter pun mengamini niat Elon Musk. Perusahaan menyatakan telah menerima surat penawaran tersebut. Juru bicara itu mengulangi pernyataan sebelumnya bahwa niat perusahaan menutup transaksi pada US$ 54,20 per saham.

Simak Video 'Elon Musk Dikabarkan Lanjut Beli Twitter':

[Gambas:Video 20detik]



(hal/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT