Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat (30/1). Pengunduran diri ini diumumkan langsung oleh Iman dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta Selatan.
Langkah ini ia ambil menyusul runtuhnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dua hari terakhir. Menurutnya, pengunduran diri ini menjadi tanggung jawabnya terhadap pasar modal.
"Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujarnya.
Ia berharap, langkah pengunduran diri ini menjadi yang terbaik bagi pasar modal ke depan. Iman mengatakan IHSG bisa kembali menguat beberapa waktu ke depan.
"Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini membuka membaik, akan terus membaik hari-hari berikutnya," pungkasnya.
Rekam Jejak Iman Rachman
Iman Rachman resmi menjabat sebagai Dirut BEI melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022. Perjalanan Iman di dunia finansial bukanlah perjalanan singkat. Ia menempati berbagai posisi strategis.
Iman memulai kariernya sebagai Manager di PT Danareksa Sekuritas pada 1998-2003. Iman juga mempunyai pengalaman di pasar hingga dipercaya menjadi Direktur Investment Banking di PT Mandiri Sekuritas selama 13 tahun (2003-2016).
Keahliannya mengelola arus kas membawa Iman menjabat sebagai Direktur Keuangan di Pelindo II (2016-2018) dan berlanjut ke Pelindo III (2018-2019).
Sebelum menjabat di bursa, ia sempat memimpin PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sebagai Direktur Utama (2019-2020) dan mengemban tugas krusial sebagai Direktur Strategi, Portfolio, dan Pengembangan Usaha di PT Pertamina (Persero) (2020-2022).
Simak juga Video 'Dampak MSCI Terhadap Merahnya IHSG Hari Ini':
(ahi/ara)