Rekam Jejak Jeffrey Hendrik Bos Baru BEI

Rekam Jejak Jeffrey Hendrik Bos Baru BEI

Andi Hidayat - detikFinance
Jumat, 19 Jun 2026 06:56 WIB
Penjabat sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik/Foto: Dok. Tangkapan Layar YouTube CNBC Indonesia
Jakarta -

Jeffrey Hendrik terpilih sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026-2030 berdasarkan keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Diketahui Jeffrey masih tercatat sebagai anggota direksi BEI aktif.

Saat ini, ia tercatat menjabat sebagai Direktur Pengembangan BEI melalui hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022. Kemudian pada 12 Februari 2026, Jeffrey ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI.

Jeffrey dipilih sebagai Pjs Direktur Utama menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri. Saat itu, Iman mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawabannya karena anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jeffrey bukan sosok baru di pasar modal Indonesia. Ia memulai karier di PT Zone Pratama (1994-1996), kemudian melanjutkan sebagai Corporate Finance PT Transpacific Securindo (1996-1999), dan menjabat Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas (1999-2022).

Jeffrey juga sempat menjadi Anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI (2019-2020), Pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Anggota Departement Perdagangan Efek (2020-2022), dan menjadi Anggota Task Force Keuangan Berkelanjutan OJK sejak tahun 2021.

ADVERTISEMENT

Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI

Kabar terpilihnya Jeffrey sendiri bermula dari sebuah tangkapan layar dari surat keputusan OJK. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, pun mengonfirmasi kebenaran keputusan tersebut.

"Iya benar, sesuai dengan surat OJK yang disampaikan ke direksi BEI," ungkap Hasan kepada detikcom, Kamis (18/6).

Hasan menambahkan, susunan direksi tersebut akan diumumkan oleh BEI pada tanggal 22 Juni mendatang. Kemudian tujuh anggota direksi tersebut akan diangkat oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2026.

"Diumumkan oleh BEI, sesuai surat OJK tersebut. Untuk pengangkatannya nanti diagendakan dan dilakukan oleh pemegang saham dalam RUPST BEI di tanggal 29 Juni 2026," pungkasnya.

Susunan Lengkap Direksi BEI 2026-2030:

Direktur Utama: Jeffrey Hendrik
Direktur Penilaian Perusahaan: Saidu Solihin
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Irvan Susandy
Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Yulianto Aji Sadono
Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko: Abdul Munim
Direktur Pengembangan: Iding Pardi
Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum: Umi Kulsum

Halaman 2 dari 2
(ahi/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads