×
Ad

TRJA Perluas Usaha, MPPA Siapkan Rights Issue Besar di Tengah Penguatan IHSG

- detikFinance
Rabu, 15 Apr 2026 08:34 WIB

Mega Capital Sekuritas

PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam pada layar smartphone
Jakarta -

Market Overview

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (14/04) dengan kenaikan 2,34% ke level 7.675,95.

Penguatan ini ditopang oleh lonjakan saham MORA sebesar 25,00%, disusul BBCA yang naik 2,66% dan BREN yang menguat 7,00%. Di sisi lain, pelemahan terdalam dialami MSIN yang turun 14,77%, kemudian TLKM terkoreksi 2,19%, serta DCII yang melemah 1,14%.

Aktivitas investor asing tercatat masih melakukan aksi jual bersih dengan nilai Rp48,09 miliar di pasar reguler dan Rp30,74 miliar di seluruh pasar.

Secara sektoral, mayoritas sektor menguat dengan 9 dari 11 sektor berada di zona hijau. Sektor infrastruktur mencatat kenaikan tertinggi sebesar 5,62%, sementara sektor consumer cyclical menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 0,95%.

Dari global, bursa saham Amerika Serikat juga ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0,66% ke posisi 48.535, S&P 500 menguat 1,18% ke level 6.967, dan Nasdaq meningkat 1,96% menjadi 23.639. Kenaikan ini dipicu sentimen positif terkait peluang kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, yang turut mendorong penguatan ETF EIDO sebesar 1,61% serta MSCI Indonesia yang naik 2,26%.

Berita Emiten

  1. PT Transkon Jaya Tbk (TRJA)

TRJA tengah menyiapkan ekspansi usaha dengan menambah tiga lini bisnis baru di sektor transportasi. Penambahan tersebut mencakup angkutan darat penumpang lainnya, angkutan sewa, serta angkutan bus nontrayek.

Berdasarkan kajian kelayakan, rencana ini mencatat nilai NPV sebesar Rp95,67 miliar, IRR 26,50%, dan PI 3,16%. Perseroan memproyeksikan pendapatan dari lini baru ini mencapai Rp7,53 miliar dengan laba bersih Rp1,87 miliar pada 2026. Dalam jangka panjang, kinerja diperkirakan meningkat dengan pendapatan mencapai Rp174,22 miliar dan laba bersih Rp71,63 miliar pada 2030.

  1. PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA)

MPPA berencana melakukan penambahan modal melalui penerbitan 23,99 miliar saham baru dengan harga Rp50 per saham. Skema ini ditawarkan dengan rasio 114:211, di mana setiap pemegang 114 saham lama berhak atas 211 saham baru. Pemegang saham yang tidak mengambil haknya berpotensi mengalami penurunan porsi kepemilikan hingga 64,92%.

Pemegang saham utama, PT Multipolar Tbk (MLPL), menyatakan akan mengambil seluruh haknya dengan nilai sekitar Rp601,61 miliar. Selain itu, MLPL juga bertindak sebagai pembeli siaga dengan nilai hingga Rp980 miliar, termasuk menyerap saham yang tidak diambil oleh investor lain. Dana yang diperoleh akan dimanfaatkan untuk kebutuhan belanja modal, khususnya pengadaan aset berupa tanah dan bangunan di sejumlah kota seperti Surabaya, Gresik, Bogor, dan Yogyakarta. Adapun periode perdagangan HMETD dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 25 Juni.

Rekomendasi Saham Hari Ini

  • NICL - Buy 960-980 | TP 995-1060 | SL 910

  • INET - Buy 334-338 | TP 346-362 | SL 314

  • INCO - Buy 6375-6425 | TP 6575-6800 | SL 6000

  • ARCI - Buy 1595-1605 | TP 1630-1690 | SL 1505

  • TINS - Buy 3910-3950 | TP 4030-4190 | SL 3680

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.




(ang/ang)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork