×
Ad

BEI Genjot Likuiditas Saham, Sekuritas Diberi Peran Lebih Besar

Andi Hidayat - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2026 19:31 WIB
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong Anggota Bursa (AB) ikut terlibat sebagai Liquidity Provider (LP). Langkah ini dianggap strategis untuk memperkuat kualitas, likuiditas perdagangan saham, dan meningkatkan daya tarik investasi dengan perdagangan yang lebih likuid, efisien, dan transparan.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan minat AB sebagai LP terus menunjukkan perkembangan. Adapun saat ini, sekuritas yang melakukan kuotasi LP saham adalah PT Phintraco Sekuritas sejak 20 April dan PT Mandiri Sekuritas pada 4 Mei.

"Penambahan partisipasi AB ini menunjukkan meningkatnya minat pelaku industri terhadap program LP Saham sekaligus menjadi komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas dan likuiditas perdagangan di Bursa," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).

Ke depan, BEI berharap jumlah AB yang bergabung dalam program ini dapat terus bertambah seiring meningkatnya pemahaman dan pemanfaatan skema LP saham di pasar. Adapun saat ini, kuotasi Phintraco Sekuritas dilakukan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).

Berdasarkan data BEI, sejumlah saham tersebut menunjukan peningkatan rata-rata harian nilai transaksi, dengan persentase kenaikan berkisar antara 25,98% hingga 119,44% pada periode satu minggu sebelum dan sesudah implementasi.

"Kami melihat bahwa kegiatan LP Saham memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas perdagangan dan likuiditas saham di pasar, yang secara tidak langsung memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, partisipasi perusahaan dalam program LP saham merupakan bagian dari komitmen untuk mengambil peran strategis dalam pengembangan kualitas dan pendalaman pasar modal Indonesia. Direktur Utama Phintraco Sekuritas Ferawati, mengatakan perkembangan LP saham menunjukkan arah positif dalam memperkuat struktur perdagangan sejak awal implementasi.

Namun begitu, Ferawati menegaskan keberhasilan program LP membutuhkan kolaborasi erat antara Bursa, AB, emiten, asosiasi, dan investor. Phintraco Sekuritas telah mempersiapkan infrastruktur sistem, kesiapan dealing team, serta framework risk management guna memastikan aktivitas kuotasi berjalan optimal dan berkelanjutan.

Menurutnya, aktivitas LP saham tidak hanya fokus pada penyediaan kuotasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun pasar yang lebih likuid, efisien, dan kredibel. Meski demikian, Ferawati tak menampik tantangan utama dalam aktivitas LP saham adalah menjaga konsistensi kuotasi di tengah dinamika kondisi pasar.

Karena itu, aktivitas LP membutuhkan disiplin trading, dukungan teknologi, dan pengelolaan risiko yang kuat. Namun, Phintraco Sekuritas memandang prospek LP Saham di Indonesia cukup baik seiring fokus BEI dan regulator dalam mendorong market deepening dan peningkatan kualitas perdagangan pasar modal Indonesia.

"Dalam implementasinya, kami melihat efektivitas LP Saham membutuhkan kolaborasi yang kuat antara Bursa, Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, dan asosiasi terkait, khususnya dalam membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fungsi strategis LP Saham dalam mendukung kualitas likuiditas perdagangan," ujarnya.




(ahi/fdl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork