×
Ad

OJK Ungkap Bukti IHSG Mulai Pulih

Andi Hidayat - detikFinance
Senin, 03 Agu 2026 16:56 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi/Foto: Agung Pambudhy/ detikFoto
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sinyal bullish atau penguatan pasar modal pada awal Juni 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 10,51% sepanjang perdagangan sebulan terakhir (month to date/mtd) hingga akhir Juli 2026.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan IHSG hingga 31 Juli 2026 ditutup pada level 6.236,13. Ia menilai capaian tersebut membaik dibanding periode-periode sebelumnya, di mana iHSG sempat berada pada level 5.643,19 pada akhir kuartal II.

"IHSG ditutup pada level 5.643,19 pada akhir triwulan II, terkoreksi 19,93% quarter to quarter seiring tingginya ketidakpastian global dan penyesuaian atau rebalancing portfolio investor. Memasuki bulan Juli 2026, indeks menunjukkan arah pemulihan per 31 Juli 2026 IHSG ditutup pada level 6.236,13 atau menguat 10,51% month to date," ungkapnya dalam konferensi pers hasil rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (3/8/2026).

Wanita yang akrab disapa Kiki menjelaskan, kinerja industri pengelolaan investasi terjaga baik dengan nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana per akhir kuartal II-2026 mencapai Rp 652,9 triliun. Kemudian hingga 30 Juli 2026, NAB reksa dana tercatat sebesar Rp 663,26 triliun atau tumbuh 1,59% quarter to quarter (qtq).

Kiki juga menyebut, peran pasar modal masih terjaga sebagai sumber pembiayaan dunia usaha. Hingga 31 Juli 2026, nilai penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 113,13 triliun secara year to date (ytd).

"Terjaganya minat fundraising di pasar modal Indonesia terutama melalui penerbitan efek bersifat utang dan/atau sukuk EBUS senilai Rp 98,27 triliun," pungkasnya.

Sebagai informasi, IHSG melemah tipis 0,03% ke level 6.234,49 hingga penutupan perdagangan hari ini, Senin (3/8/2026). Tercatat volume perdagangan sebanyak 38,77 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 14,37 triliun.




(ahi/ara)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork