×
Ad

Ada Isu Mitratel Merger dengan Tower Bersama, Danantara Bilang Begini

Retno Ayuningrum - detikFinance
Senin, 31 Agu 2026 13:17 WIB
Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria/Foto: Dony Oskaria (Dok.Istimewa)
Jakarta -

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara buka suara mengenai kabar merger PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel. Mitratel merupakan anak usaha dari PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria mengatakan akan mengecek lebih lanjut mengenai kabar tersebut.

"Nanti saya cek bagaimana karena itu kan aksi korporasi kan? Bukan aksi pemegang saham, jadi kita mesti cek ke mereka, apakah itu bagian daripada korporasi strateginya mereka, ya. Nah, nanti akan kita cek," ujar Donny di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2026).

Dony menilai perusahaan pelat merah terbuka untuk merger dengan perusahaan swasta apabila menjadi bagian strategi bisnisnya.

"Memungkinkan aja. Nggak ada masalah selama kalau itu bagian dari roadmap. Saya nggak tahu, nanti saya mesti cek. Pada dasarnya kan setiap perusahaan itu punya rencana kerja masing-masing kan," jelas Donny.

"Nah, nanti coba ditanyakan ke Telkom ya, nanti bagaimana prosesnya karena mereka punya hierarkinya, tapi sampai saat ini kan masih di level mereka gitu," imbuhnya.

Mengutip CNBC Indonesia, beredar kabar pasar bahwa Mitratel telah meminta penasihat untuk mengajukan rencana terkait kemungkinan merger dengan Tower Bersama. Pembicaraan serupa pernah terjadi pada 2015 ketika Tower Bersama berencana mengakuisisi saham Mitratel. Namun, transaksi tersebut akhirnya batal setelah tidak memperoleh persetujuan lebih lanjut.

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel pun menanggapi kabar tersebut. SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Ahmad Reza menyatakan secara berkala mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk pengembangan bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang.

"Sebagai bagian dari TelkomGroup, Mitratel secara berkala melakukan evaluasi terhadap berbagai opsi strategis dalam rangka mendukung pengembangan bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang," ujar Ahmad Reza dalam keterangan, dikutip CNBC Indonesia.




(rea/ara)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork