×
Ad

Investor Banyak Beralih ke Reksa Dana Pasar Uang, Ada Apa?

Andi Hidayat - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2026 15:57 WIB
Ilustrasi/Foto: Shutterstock
Jakarta -

Pelaku pasar modal di Indonesia menghadapi berbagai dinamika global dan domestik. Kondisi tersebut mendorong investor untuk lebih selektif dalam menentukan alokasi investasinya.

Direktur Investasi Sucor Asset Management (AM), Dimas Yusuf, mengatakan perhatian pelaku pasar terhadap instrumen dengan profil risiko yang konservatif masih terlihat. Hal tersebut tercermin dari besaran Asset Under Management (AUM) hungga awal September 2026.

"Di tengah kondisi pasar yang dinamis, kami melihat investor semakin selektif dalam menentukan alokasi investasinya. Perhatian terhadap instrumen dengan profil risiko yang lebih konservatif masih terlihat, tercermin dari AUM reksa dana pasar uang Sucor AM yang mencapai Rp 22,48 triliun hingga 9 September 2026 tumbuh 23,3% YTD," ujar Dimas dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).

Sementara AUM reksa dana saham Sucor AM tercatat sebesar Rp 6,28 triliun atau tumbuh 6,2% YTD hingga 9 September 2026. Hal ini mencerminkan minat terhadap pasar saham pada investor dengan profil agresif dan horizon investasi jangka panjang.

Secara umum, dana kelolaan reksa dana yang dikelola Sucor AM sendiri sebesar Rp 46,5 triliun dengan jumlah investor aktif lebih dari 900 ribu Single Investor Identification (SID).

"Setiap kelas aset memiliki dinamika dan karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, selektivitas menjadi hal penting, baik dalam menentukan alokasi aset maupun memilih instrumen yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi," lanjut Dimas.

Dalam periode lima tahun hingga 31 Agustus 2026, dana kelolaan Sucor AM tercatat tumbuh 107% dengan peningkatan jumlah investor aktif sebesar 115%. Perusahaan juga mulai membentuk strategi hingga akhir 2026.

Pada reksa dana saham, Sucor AM akan fokus memilih emiten dengan fundamental kuat, valuasi menarik, dividend yield yang kompetitif, serta prospek pertumbuhan bisnis yang terjaga. Sementara untuk obligasi, fokus diarahkan pada kualitas kredit, profil risiko, dan likuiditas, dengan penyesuaian durasi reksa dana pendapatan tetap secara bertahap sesuai kondisi pasar.

Strategi tersebut juga dibarengi dengan penguatan kerja sama dengan mitra distribusi, perluasan edukasi investor, serta komunikasi rutin mengenai perkembangan pasar dan strategi investasi. Sucor AM juga akan terus mengembangkan produk sesuai profil risiko dan jangka waktu investasi investor.

Di sisi lain, disiplin manajemen risiko tetap menjadi prioritas dengan strategi yang disesuaikan berdasarkan karakteristik masing-masing kelas aset. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus memenuhi kebutuhan investasi yang terus berkembang.

Lihat juga Video: Reksa Dana, Jalan Ninja Kelola Risiko Investasi?




(ahi/ara)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork