Peserta Positif Corona Jelang Ujian CPNS 2021, Gugur?

Anisa Indraini - detikFinance
Sabtu, 28 Agu 2021 18:30 WIB
Sejumlah CPNS mengikuti seleksi kompetensi bidang di Gedung JEC, Yogyakarta, Senin (7/9/2020). Tes tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.
Peserta Positif Corona Jelang Ujian CPNS 2021, Gugur?
Jakarta -

Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar atau SKD CPNS 2021 akan dimulai 2 September 2021 untuk titik lokasi BKN dan Regional. Sementara titik lokasi Mandiri akan dimulai 14 September 2021 tergantung instansi yang dituju.

Lantas, bagaimana jika peserta CPNS 2021 positif COVID-19 jelang hari ujian?

BKN memberikan keringanan bagi peserta yang positif COVID-19 dapat mengajukan pengunduran jadwal tes ke instansi yang dituju. Caranya, peserta SKD CPNS 2021 yang sedang isolasi harus melaporkan hal itu kepada instansi yang dilamar untuk kemudian panitia berkirim surat kepada Kepala BKN.

"Kebenaran informasi yang disampaikan peserta kepada kita, kepada panitia baik itu panitia instansi maupun panselnas itu akan sangat menentukan apakah kita betul-betul bisa melaksanakan seleksi ini dengan menerapkan prokes ketat," kata Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen dalam konferensi pers virtual, Rabu (25/8/2021) lalu.

Hal itu sebagai bentuk permohonan agar peserta seleksi CPNS 2021 yang positif COVID-19 dapat dijadwalkan tes susulan di akhir seleksi. Dengan catatan harus melampirkan bukti surat rekomendasi dokter atau hasil swab PCR dan keterangan sedang menjalani isolasi dari pejabat yang berwenang.

Sementara bagi peserta seleksi CPNS 2021 yang positif COVID-19 namun tidak sedang menjalani isolasi atau sudah menjalani isolasi, maka panitia seleksi instansi melaporkan kepada tim pelaksana CAT BKN dan dibuatkan Berita Acara Peserta Terkonfirmasi Positif COVID-19.

"(Peserta) dapat mengikuti seleksi (CPNS 2021) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan," tuturnya.

Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi BKN, Mohammad Ridwan menambahkan cara pengajuan perubahan jadwal bagi peserta seleksi SKD CPNS yaitu melalui layanan Help Desk BKN atau instansi yang tersedia. Peserta harus segera melapor di hari yang sama saat yang bersangkutan dinyatakan positif COVID-19.

"(Misalnya) ternyata di 5 hari sebelum hari H-nya (positif COVID-19), maka saat itu juga harus dipastikan dan segera menghubungi instansinya. Dimana? Yang tertera di sistem Help Desk. Ada yang memakai sistem email, WA, call center hari kerja. Itu dimungkinkan sesuai kapasitas instansinya. Tidak harus datang langsung. Jadi sebelum hari H isoman segera hubungi," kata Ridwan.

Setelah instansi melaporkan pada BKN pusat, maka sistem akan bekerja untuk menentukan titik lokasi dan waktu tes SKD CPNS 2021 yang terdekat dengan peserta.

(aid/fdl)