Lelang Pembangkit Terbesar di 35.000 MW Dibatalkan, Dirut PLN: Kontraktornya Nggak Pas

Lelang Pembangkit Terbesar di 35.000 MW Dibatalkan, Dirut PLN: Kontraktornya Nggak Pas

Michael Agustinus - detikFinance
Senin, 23 Mei 2016 16:46 WIB
Lelang Pembangkit Terbesar di 35.000 MW Dibatalkan, Dirut PLN: Kontraktornya Nggak Pas
Foto: Michael Agustinus-detikFinance
Jakarta - Baru-baru ini PT PLN membatalkan lelang PLTU Jawa 5 yang rencananya dibangun di Serang, Banten, dengan kapasitas 2x1.000 MW. PLTU Jawa 5 merupakan pembangkit terbesar dalam proyek 35.000 MW, setara dengan PLTU Batang.

Sebenarnya lelang sudah mencapai tahap akhir, tinggal tersisa 2 calon dan PLN tinggal menunjuk pemenang. Tapi, Direksi PLN memutuskan untuk membatalkan lelang pengadaan tersebut, dan akan mengulang lelang dari awal lagi.

Terkait hal ini, Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, menilai bahwa kontraktor-kontraktor calon pemenang lelang kurang meyakinkan, kurang pas. Keraguan inilah yang membuat pihaknya memilih untuk membatalkan lelang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dibatalkan kalau lelang PLTU Jawa 5. Kalau anda bosnya, kontraktornya anda tahu nggak pas, menurut anda baiknya dijalankan atau dibatalkan?," kata Sofyan saat ditemui di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (23/5/2016).

Jika lelang diteruskan dan pemenang yang ditunjuk bukan 2 perusahaan yang masuk tahap seleksi akhir, tentu akan menimbulkan dugaan adanya kongkalikong. Maka lebih baik lelang diulang lagi dari awal, tentunya dengan penilaian yang fair.

"Kalau saya cari pemenang lain, nanti dia bilang saya mau menangin perusahaan yang itu. Nanti dibilang di belakang ada permainan sama pemenangnya," ujarnya.

Sebagai informasi, pembangunan PLTU Jawa 5 direncanakan sejak tahun 2014 saat PLN masih dipimpin oleh Nur Pamudji, dan sudah masuk dalam RUPTL 2016-2025. Calon pembangkit terbesar di Asia Tenggara ini ditujukan untuk menghindarkan Pulau Jawa dari ancaman krisis listrik di 2019.

Rencananya PLTU Jawa 5 sudah mulai konstruksi akhir 2016. Dalam RUPTL, PLTU Jawa 5 dijadwalkan bisa mulai beroperasi penuh dan memasok listrik (Commercial Operation Date/COD) di 2019. (feb/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads