Follow detikFinance
Rabu 05 Apr 2017, 12:05 WIB

Dapat IUPK Sementara, Freeport Tunggu Finalisasi Rekomendasi Ekspor

Michael Agustinus - detikFinance
Dapat IUPK Sementara, Freeport Tunggu Finalisasi Rekomendasi Ekspor Foto: Istimewa/Puspa Perwitasari
Jakarta - Pemerintah akhirnya menerbitkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang berlaku selama 8 bulan sejak 10 Februari 2017 sampai 10 Oktober 2017 untuk PT Freeport Indonesia (PTFI). Dengan IUPK yang sifatnya sementara itu, PTFI bisa mengekspor konsentrat lagi sampai 10 Oktober 2017.

Langkah ini merupakan solusi jangka pendek yang diambil pemerintah supaya kegiatan operasi dan produksi di tambang Grasberg tak terganggu.

Seperti diketahui, pasca penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 (PP 1/2017) pada Januari 2017 lalu, PTFI tak bisa lagi mengekspor konsentrat. Sebab, berdasarkan PP 1/2017 ini, PTFI harus mengubah status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), jika ingin mendapat izin ekspor konsentrat.

Baca juga: Freeport Bisa Ekspor Lagi Sampai Oktober 2017

Perusahaan tambang yang berpusat di Arizona, Amerika Serikat (AS), ini juga keberatan jika harus melepaskan sahamnya hingga 51% (divestasi). Mereka ingin tetap memegang kendali.

Dampak aturan ini, kegiatan operasi dan produksi di tambang Grasberg terganggu. Pemerintah tak ingin perekonomian di Kabupaten Mimika, Papua, lumpuh. Maka dibuatlah IUPK 'sementara' ini agar operasi tambang PTFI normal sembari negosiasi berjalan.

VP Corporate Communication PTFI, Riza Pratama, menyatakan Freeport menyambut baik solusi jangka pendek dari pemerintah. PTFI menunggu finalisasi rekomendasi ekspor konsentrat. Setelah urusan rekomendasi rampung, barulah PTFI meminta izin ekspor konsentrat ke Kementerian Perdagangan.

"Kita masih menunggu finalisasi rekomendasi izin ekspor," kata Riza saat ditemui di Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Penerbitan IUPK yang bersifat sementara ini belum memiliki payung hukum. PP 1/2017 maupun aturan turunannya, Permen ESDM 5/2017 dan Permen ESDM 6/2017, tak mengatur soal IUPK sementara. Kementerian ESDM akan melakukan penyesuaian aturan supaya IUPK ini legal.

Baca juga: Freeport Boleh Ekspor Lagi Selama 6 Bulan, Apa Dasar Hukumnya?

Sembari diizinkan ekspor konsentrat lagi, PTFI dalam sisa waktu kurang lebih 6 bulan ini akan menegosiasikan jaminan stabilitas untuk investasi jangka panjang, perpanjangan kontrak hingga 2041, kewajiban divestasi saham, dan pembangunan smelter. 4 isu tersebut mulai dibahas pekan depan.

Jika dalam waktu 8 bulan tak tercapai titik temu, PTFI boleh menanggalkan IUPK dan kembali ke KK. Tetapi sesuai ketentuan PP 1/2017, pemegang KK dilarang ekspor konsentrat. (mca/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed