Follow detikFinance
Jumat 11 Aug 2017, 19:26 WIB

Sri Mulyani: Negosiasi dengan Freeport Sedang Difinalkan

Hendra Kusuma - detikFinance
Sri Mulyani: Negosiasi dengan Freeport Sedang Difinalkan Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan, soal kelanjutan nasib operasi perusahaan tambang PT Freeport Indonesia masih dalam tahap finalisasi.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan berbagi tugas dalam perundingan dengan PT Freeport Indonesia yang direncanakan rampung sebelum 10 Oktober 2017.

"Yang sudah disampaikan Pak Jonan berkali-kali, ada 4 item yang sedang difinalkan. Karena sedang dalam proses formulasi untuk pemerintah, kita belum bisa menyampaikan," kata Sri Mulyani di Kantor Pajak Pusat, Jakarta, Jumat (10/8/2017).


Dalam kondisi memfinalkan formulasi, kata Sri Mulyani, jadi tidak elok jika harus dibeberkan terlebih dahulu, padahal proses negosiasinya masih berlangsung dan bisa saja formulasi tersebut berubah.

"Karena kami masih harus melakukan formulasi, dan tidak setiap saat bisa mengatakan. Isu masih sama 4 perpanjangan operasi, smelter, divestasi, dan investasi," tukas dia.

Diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani belum lama ini menyambangi Menteri Ignasius Jonan untuk membicarakan khusus perkembangan negosiasi kontrak PT Freeport Indonesia.

Pertemuan berlangsung selama dua jam sejak pukul 15.00 WIB di Kementerian ESDM. Namun, tidak ada sedikitpun kata yang keluar dari para pejabat yang rapat soal Freeport.


Ada 4 isu yang dibahas, yaitu stabilitas investasi jangka panjang, kelanjutan operasi Freeport di Tambang Grasberg pasca 2021 pembangunan smelter, dan divestasi saham.

Kementerian ESDM akan berkonsentrasi di dua isu, yakni perpanjangan izin operasi dan pembangunan smelter. Sedangkan Kemenkeu fokus di isu stabilitas investasi jangka panjang dan divestasi saham.

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat (AS) akhir Juli lalu, Jonan meminta CEO Freeport McMoRan Inc, Richard C Adkerson, segera menemui Sri Mulyani Indrawati untuk menyampaikan usulan soal stabilitas investasi yang diinginkan Freeport. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed