Follow detikFinance
Jumat 13 Oct 2017, 14:36 WIB

Dirut Inalum Cerita Persiapan Caplok Saham Freeport

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Dirut Inalum Cerita Persiapan Caplok Saham Freeport Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Beberapa waktu lalu Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dalam pertemuan itu mereka membahas soal PT Freeport.

Budi mengatakan, dia ditunjuk sebagai Dirut Inalum untuk rencana akuisisi saham Freeport tersebut. Sebelumnya, Budi Gunadi menjabat sebagai Dirut Bank Mandiri.

"Itu memang kewenangannya ada di Ibu Ani (Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati) dan Pak Jonan (Menteri ESDM), saya di sini membantu mereka, ikut membantu karena Inalum ditugaskan semuanya kan tahu. Salah satu ciri-cirinya saya sudah diturunkan di sini. Itu ciri-ciri dalam rangka menyiapkan divestasi," kata Budi di kantornya, Jakarta, Jumat (13/10/2017).


Menurut Budi, pemerintah telah menjelaskan terkait berapa persen saham Freeport yang bakal diakuisisi Inalum lewat holding BUMN tambang, cuma dia belum bisa mengungkap angkanya.

"Sudah ada, tapi yang itu belum bisa saya beritahu. Holding pertambangan memang ditugaskan untuk menguasai, karena 9.36% Freeport Indonesia sudah dikuasi pemerintah," jelasnya.

Sementara terkait rencana pemerintah menambah opsi kedua dalam mengakuisisi saham Freeport dengan pembentukan konsorsium, Budi menilai opsi tersebut hanya sementara bila holding BUMN tambang belum terbentuk. Dia optimistis holding BUMN tambang segera terbentuk.


Budi menambahkan, pembahasan akuisisi saham tersebut masih terus dibahas bersama pemerintah dan berjalan dengan baik. Dirinya pun menyatakan Inalum siap untuk menjalani penugasan tersebut.

"Balik lagi kan ini dibicarakan Pak Jonan dan Bu Ani, jadi saya ikut sebagai peserta dan pesuruh. Tapi kalau saya bilang progresnya bagus, dan makin mengerucut. Saya rasa kalau bos sudah ngomong gitu kita bisa kejar kan," tugasnya.

Seperti diketahui, Inalum bersama dengan beberapa BUMN tambang lainnya, yakni PT Aneka Tambang, PT Bukit Asam, dan PT Timah akan membentuk holding BUMN tambang. Holding BUMN tambang disiapkan salah satunya untuk mengakuisisi saham PT Freeport Indonesia.



(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed