Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 13 Mar 2018 17:34 WIB

Arcandra Temukan Gas US$ 1/MMBTU di Aljazair, Bisa Buat Industri?

Trio Hamdani - detikFinance
Ilustrasi Foto: Ardan Adhi Chandra Ilustrasi Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyelidiki gas murah yang katanya ada di Aljir, Aljazair. Informasi didapat dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kalau di sana ada gas seharga US$ 1 per MMBTU, yang berpotensi digunakan untuk industri.

"Harga ini berdasarkan dari titipan pertanyaan Kemenperin apakah pabrik pupuk bisa masuk sana dengan harga gas US$ 1," ujar Arcandra di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).


Pabrik pupuk merupakan salah satu industri yang membutuhkan bahan baku gas cukup tinggi. Harga gas industri juga dikeluhkan para pelaku usaha.

"Di sana saya kesempatan tanya benar ada gas US$ 1? jawabannya ada US$ 1 per MMBTU tapi untuk kebutuhan masyarakat mereka, domestik, dimana di sana sistem negaranya sosialis, maka US$ 1 untuk masyarakat mereka," terangnya.

Lalu apakah harganya sama jika dia diekspor ke negara lain, misalnya Indonesia yang membutuhkan gas dengan harga terjangkau.

"Apakah berlaku untuk ekspor? ternyata tidak. Untuk ekspor itu tidak mungkin," paparnya.


"Misal kalau mungkin bangun pabrik pupuk di sana, besar kemungkinan harga gas tidak US$ 1. Bahwa harga gas US$ 1 untuk masyarakatnya sendiri tapi untuk industri rasanya tidak mungkin," lanjutnya.

"Ini untuk confirm bahwa apakah harga gas kita mahal atau murah," tambah Arcandra. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed