Follow detikFinance
Senin, 20 Agu 2018 19:58 WIB

Pemerintah Mulai Cicil Utang Subsidi Pertamina Tahun Depan

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mulai mencicil utang subsidi hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2017 ke PT Pertamina yang sebesar Rp 20 triliun.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan proses pencicilan utang subsidi hasil audit BPK tahun 2017 dimulai tahun 2019.

"Bisa, bisa tahun depan bisa. Jadi yang penting itu dipembukuan Pertamina dia sudah nggak rugi lagi, bahwa itu kemudian disupport pemerintah disesuaikan dengan kemampuan fiskal kita," kata Askolani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (20/8/2018).


Askolani menyebutkan, utang subsidi hasil audit BPK tahun 2017 khusus subsidi solar Rp 20 triliun. Sedangkan untuk hasil audit tahun 2016 sudah dicicil sejak tahun ini.

"Kalau 2016 kan sudah kita cicil. Mudah-mudahan nggak lama, 2019 selesai. 2017 nanti kita lihat," jelas dia.

Utang subsidi Pertamina hasil audit BPK tahun 2016 sudah dibayarkan pemerintah sebesar Rp 12,3 triliun dari total Rp 22 triliun. Tunggakan tersebut tinggal menyisakan Rp 9,7 triliun.

"Kita semuanya mengacunya pada audit. Kalau auditnya BPK memang ada kekurangan subsidi maka biasanya pemerintah akan mengsupport itu, kemudian nanti penyelesaiannya bertahap sesuai dengan kita lihat perencanaan fiskal kita supaya nanti seimbang," tutup dia.



Saksikan juga video 'Keuangan Pertamina Seret, Tapi Harga BBM Kok Terus Ditahan?':

[Gambas:Video 20detik]

(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed