Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 08 Jan 2019 16:24 WIB

Agar Terjangkau Masyarakat, Pasang Listrik Atap Harus Bisa Dicicil

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Trio Hamdani Foto: Trio Hamdani
Jakarta - Kementerian ESDM mencari cara agar biaya pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap terjangkau buat masyarakat. Itu bisa dilakukan bila produsen listrik atap menyediakan pembiayaan kredit. Dengan kata lain masyarakat bisa mencicil.

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Harris mengatakan, saat ini belum ada lembaga pembiayaan semacam itu. Nantinya swasta didorong untuk itu.

"Itu kan belum ada, kami sudah komunikasi dengan teman teman dari produsen ada yang tertarik melakukan modal dikredit, PLTS-nya dikredit," kata dia di kantornya, Selasa (8/1/2019).

Dia memastikan dengan skema tersebut akan lebih banyak masyarakat yang berminat memasang listrik atap.


"Jadi kayak model motor itu lho, dicicil, uang mukanya misalnya berapa, terus (angsuran) bulanannya berapa, itu bisa. Kalau itu bisa dilakukan pasti banyak yang tertarik karena jadi murah kan," sebutnya.

Sementara saat ini masyarakat harus menyiapkan dana 100% untuk bisa memasang listrik atap.

Untuk memasang listrik atap, dana yang dibutuhkan sekitar Rp 18 juta hingga Rp 27 juta, tergantung dari kapasitas yang dipasang.

"Untuk satu kw (kilowatt) misalnya, kalau punya duit Rp 18 juta juga sudah bagus itu, 1 kw ya/1.000 watt. Kalau 1,5 kw sampai 1,6-1,7 kw itu kalau punya investasi Rp 27 juta bisa, sudah bisa masang," tambahnya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed