Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 15 Jan 2019 14:00 WIB

Ekonom Prediksi Cadangan Gas Alam RI Habis di 2060

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: dok. PGN Foto: dok. PGN
Jakarta - Gas alam merupakan salah satu komoditas Indonesia yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, komoditas tersebut diprediksi akan habis di tahun 2060.

Ekonom Emil Salim mengatakan saat ini pemerintah tengah menggenjot penggunaan gas alam untuk dimanfaatkan. Bahkan, targetnya di setiap tahun meningkat hingga 24%.

Mengutip penelitian dari What You Pay Indonesia akibat dari pemanfaatan tersebut cadangan gas alam bisa habis di tahun 2060.

"Gas ini dipakai sebagai sumber energi, transportasi, hingga bahan baku industri dan banyak. Tapi dia itu punya satu batas waktu, dan penggunaan gas bumi di tahun 2060 cadangan gas itu sudah habis," kata dia dalam diskusi publik What You Pay Indonesia, Aryaduta Jakarta, Jakarta, Selasa (15/1/2019).


Lebih lanjut, ia menjelaskan pemerintah seharusnya mempersiapkan habisnya cadangan gas alam tersebut. Hal itu dengan memperbaiki harga gas yang selama ini menjadi masalah.

Sebab selama ini, harga gas di Indonesia tak merata antara daerah satu dengan yang lain. Selain itu, angka yang dipatok pun terlalu tinggi karena adanya

Maka dari itu, pemerintah diharapkan mampu memperbaiki harga gas sehingga mampu menyejahterakan masyarakat.


"Kita perlu ketahui bahwa ada keterbatasan gas bumi. Karena itu bagaimana optimisme penggunaan gas bumi, bagaimana penggunaan dapat menyejahterakan masyarakat, memperbaiki harganya," ungkap dia.

"Kita melihat bahwa bagaimana, gas bumi sebagai sumber produksi menjadi sumber yang harganya tidak tinggi dan kompetitif terhadap dunia luar. Maka dari itu, bagaimana gas bumi ini kita peroleh dengan harga yang wajar daripada impor," pungkas dia. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com