Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 22 Agu 2019 17:45 WIB

Rini Minta Tumpahan Minyak di Karawang Diselesaikan Bulan Depan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno/Foto: Dok. Kementerian BUMN Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno/Foto: Dok. Kementerian BUMN
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengunjungi wilayah terdampak tumpahan minyak anjungan YYA milik PT PHE ONWJ, di Desa Cemara Jaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019). Dalam kunjungan itu, Rini meminta PT Pertamina (Persero) untuk menyelesaikan tumpahan minyak September 2019.

"Sejauh ini penanganan dampak tumpahan minyak yang dilakukan Pertamina sudah sangat baik. Tadi saya melihat langsung penanganan oil spill di sekitar sumur Pertamina," kata Rini dalam keterangannya.

Rini meminta warga sekitar pesisir pantai untuk membantu Pertamina dalam pembersihan area yang terdampak ceceran minyak. Rini juga meminta Pertamina untuk memasang oil boom ke arah timur anjungan.

"Saat ini memang angin mengarah ke arah barat. Tapi, saya minta ke manajemen Pertamina untuk mengantisipasi jika angin mengarah ke timur," tambahnya.


Hingga saat ini, Pertamina telah memasang oil boom di delapan titik di sepanjang garis pantai yaitu Desa Cemara Jaya, Desa Sedari, Desa Tambak Sari, Desa Tanjung Pakis, Desa Pantai Bakti, Desa Sungai Buntu, Desa Sukajaya, dan Kepulauan Seribu.

Dalam menangani wilayah untuk penanganan di wilayah pesisir pantai, Oil Spill Combact Team (OSCT) PHE ONWJ bekerja sama dengan TNI dan Polri serta masyarakat pesisir. Total personel yang terlibat dalam pembersihan tumpahan minyak baik di darat maupun di laut per tanggal 19 Agustus 2019 sebanyak 1.970 personel.

Pemantauan penanganan oil spill di sekitar anjungan YYA dan wilayah terdampak juga terus berlanjut dengan patroli udara dan laut dalam radius 50-100 km dengan menggunakan helikopter milik Pelita Air Service. Adapun untuk patroli perairan menggunakan Kapal Patroli Ditpolair Baharkam Polri di Perairan Karawang.

Sedangkan, untuk pelayanan masyarakat PHE ONWJ membuka sembilan Posko Pelayanan Kesehatan, yaitu di daerah Ciwaru, Pusaka Jaya Utara, Sedari, Tambaksari, Batu Jaya, Tanjung Pakis, Cemara Jaya, Pasir Putih dan Kepulauan Seribu. Di posko ini disiagakan 6 dokter, 39 paramedik, dan 5 ambulans.



Simak Video "Asyik! November 2019, LRT Siap Beroprasi"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com