Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 29 Agu 2019 12:59 WIB

RI Mau Genjot Mobil Listrik, DPR Tanya Insentif

her - detikFinance
Foto: Forum Perhubungan Bahas Kendaraan Listrik (Herdi Alif Al Hikam/detikFinance) Foto: Forum Perhubungan Bahas Kendaraan Listrik (Herdi Alif Al Hikam/detikFinance)
Jakarta - Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fary Djami Francis memaparkan beberapa catatan dalam pemgembangan mobil listrik bagi pemerintah. Paling utama, menurut Fary adalah pembentukan kebijakan yang tepat.

Salah satunya adalah insentif yang tepat sasaran untuk komponen hingga infrastruktur pendukung mobil listrik. Dia mencontohkan China, di sana menurutnya pemerintahan berhasil berikan insentif tepat sasaran.

"Kenapa mobil listrik di China menjadi sangat berkembang? Karena ada dukungan pemerintah yang tepat sasaran, mulai dari intensif untuk komponen dan juga dukungan pembagunan infrastrukturnya," kata Fary dalam diskusi Forum Perhubungan bersama detikcom, di Hotel Harris Vertu, Kamis (29/8/2019).


Fary juga mengingatkan agar pemerintah juga berhati-hati memberikan insentif. Soal komponen impor misalnya, pemerintah diminta memperharikan jangan sampai bahan baku lokal justru ditinggalkan.

"Berkaitan dengan insentif juga harus waspada dan tegas dalam pengembangannya. Misalnya, jangan sampai impor dan membuat pengggunaan bahan baku lokal lemah," kata Fary.

"Dibuat juga menarik investasi agar harga jual di luar kemampuan tingkat masyarakat," ungkapnya.


Lalu, Fary juga meminta berbagai insentif nyata ke masyarakat juga harus dilakukan. Misalnya parkir gratis dan bebas ganjil genap untuk mobil listrik.

"Apabila gratis dan bebas ganjil genap dilakukan maka akan mendorong masyarakat beralih," kata Fary.



Simak Video "Ultra Compact BEV, Mobil Listrik Imut dengan 2 Penumpang"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com