Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 24 Sep 2019 16:54 WIB

Dua PLTU Baru Suralaya Diklaim Bakal Ramah Lingkungan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: PLTU Suralaya (Herdi Alif Al Hikam/detikFinance)
Suralaya - Suralaya bakal punya dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) baru. Bukan cuma baru, PLTU IX dan X Suralaya ini nantinya akan memakai teknologi yang canggih.

Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan nantinya PLTU baru di Suralaya akan memakai teknologi super ultra critical pressure. Teknologi itu bisa membuat satu kilogram batu bara menghasilkan hingga 2,2 kwh, dari yang biasanya hanya 1,5 kwh.

"Kita pakai super ultra critical pressure kaitannya dengan efisiensi kalau bicara satu kilogram batu bara misalnya hasilkan 1,5 kwh, dengan adanya teknologi ini bisa 2,2 kwh," ucap Dwi di Kantor PLTU Suralaya, Merak, Selasa (24/9/2019).


Dwi menjelaskan teknologi ini akan menggunakan temperatur tingkat tinggi. Jadi uap akan cepat terbentuk untuk menggerakkan turbin.

"Jadi modelnya, kita pakai pressurenya yang tinggi temperaturnya tinggi jadi lebih cepat panas dan lebih cepat dapat uap," ucap Dwi.

Dwi menyatakan teknologi sangat efektif, nantinya pun dengan teknologi ini bisa mengurangi biaya pokok operasional.

"Jadi teknologi ini sangat efektif. Karena teknologi itu yang bisa kurangi biaya pokok operasional," ucap Dwi.


Selanjutnya, bukan cuma teknologi untuk membuat efisiensi operasional saja. PLTU IX dan X akan memiliki penyaring udara yang bisa mengurangi kadar sulfur yang keluar dari hasil pembakaran.

"Kaitannya dengan lingkungan, kita punya flow gas dissulfurism di unit IX dan X. Itu lah yang membedakan dengan PLTU yang lain. Jadi diharapkan karena kandungan sulfurnya dikurangi, hasil buangannya bisa lebih ramah lingkungan," ucap Dwi.

Simak Video "Limbah PLTU Diduga Cemari Perairan Bengkulu"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com