Mulan Jameela Tanya PLN soal Kompensasi Korban Listrik Padam Massal

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 26 Nov 2019 18:08 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra Raden Wulansari atau Mulan Jameela (Foto: Noel/detikFoto)
Jakarta - Komisi VII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan PT PLN (Persero) kemarin. Dalam RDP itu, anggota Komisi VII mayoritas memberikan dukungan dan kritik atas kinerja PLN yang sekarang masih dipimpin oleh Plt Direktur Utama, Sripeni Inten Cahyani.

Dalam kesempatan ini, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra Raden Wulansari atau Mulan Jameela menyoroti peristiwa mati listrik massal pada Agustus lalu. Ia menanyakan terkait ganti rugi yang dijanjikan PLN.

"Saya ingin tanya terkait pemadaman listrik Agustus lalu, saya membaca beberapa media bahwa PLN berjanji akan memberikan kompensasi sesuai Tingkat Mutu Pelayanan atau TMP dengan indikator sesuai peraturan Menteri ESDM," kata Mulan Jameela saat rapat di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/11/2019) kemarin.


Mulan mengaku menyambut baik niat PLN mengganti kerugian yang dialami masyarakat. Namun, ia masih belum tahu sudah sejauh mana kompensasi yang dibayarkan oleh PLN kepada pelanggan.

"Yang jadi pertanyaan saya, apakah sudah terealisasi semua kompensasi yang dijanjikan kepada wilayah-wilayah yang mengalami pemadaman listrik? Apabila sudah terealisasi apa kami bisa mendapatkan datanya? Sistemnya seperti apa? Apabila belum terealisasi apa yang menghambat sehingga sangat susah terealisasi?" tanya Mulan Jameela.

"Apalagi dapil saya Garut, Tasik juga mengalami hal serupa. Saya juga mengalami sih karena saya tinggal di Jakarta," tambahnya.


Sebelum mengakhiri pendapatnya, Mulan Jameela memberikan dukungan kepada jajaran PLN agar bisa bekerja lebih baik.

"Saya hanya bisa memberikan semangat untuk PLN," ungkap Mulan mengakhiri pendapatnya.

Seperti diketahui, pada 4 Agustus 2019 lalu Indonesia mengalami pemadaman listrik massal di separuh pulau Jawa. Wilayah Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah mengalami pemadaman listrik berjam-jam, bahkan ada yang sampai belasan jam.

Simak Video "Sidang Ikan Koi Mati Berlanjut, Petrus Yakin Menang Gugat PLN"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)