Luhut Minta Bantuan KPK Pelototi Penyelundupan Nikel

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 15 Jan 2020 11:28 WIB
Foto: Menko Luhut Binsar Pandjaitan (Lisye-detikcom)
Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hari ini akan mengundang para petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke kantornya. Dia meminta bantuan lembaga tersebut untuk mengawal investasi di Indonesia.

Luhut mengapresiasi langkah KPK yang menangkap para pelaku korupsi. Tapi dirinya juga ingin adanya tindak pencegahan, dalam hal ini mengenai peluang korupsi di investasi.

"Nanti ini saya sebentar dari sini saya panggil semua saya undang, seluruh pimpinan KPK ke kantor saya. Apa yang mau saya lakukan? 'eh kamu nangkap-nangkapin yes, good. Tapi banyak pekerjaan yang lebih hebat dari ini yang kau bisa menghemat uang negara, apa itu? investasi," kata Luhut di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).


Dirinya ingin KPK lebih terlibat dalam mencegah korupsi yang bisa saja terjadi pada proses investasi di Indonesia.

"Di kantor saya menyangkut masalah investasi saya ikutkan dari KPK. Apa tujuannya? adalah pencegahan. Pencegahan dengan penindakan itu seperti mata uang, dua sisi mata uang," sebutnya.

Selain itu, dirinya juga ingin KPK ikut mengawal ekspor nikel yang saat ini sedang disetop pemerintah. Dirinya tak mau ketika pemerintah melarang ekspor nikel tetap ada yang bandel melakukan penyelundupan.

"Seperti penyeludupan nikel ore. Itu besar sekali dan itu mau tertibkan kita semua," tambahnya.



Simak Video "Imbas Covid-19, Ribuan Karyawan di Perusahaan Nikel Dirumahkan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)