RUU Minerba Dibahas Secepat 'Kilat'? Ini Kata DPR

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 11 Mei 2020 11:32 WIB
Pembangunan gedung baru untuk DPR RI menuai kritikan berbagai pihak walaupun Ketua DPR Setya Novanto menyebut Presiden Jokowi telah setuju pembangunan tersebut. Tetapi Presiden Jokowi belum teken Perpres tentang pembangunan Gedung DPR. Lamhot Aritonang/detikcom.
Gedung DPR/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Komisi VII DPR RI dan pemerintah akan mengambil keputusan terkait Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (RUU Minerba) siang ini. Pembahasan RUU kerap menjadi pertanyaan karena cenderung berjalan cepat. Benarkah demikian?

Ketua Panja RUU Minerba DPR IR Bambang Wuryanto mengatakan, pembahasan RUU ini telah dilakukan sejak tahun 2016.

"Banyak yang menanyakan melalui WA (WhataAapp), media massa, ini pembahasan terlalu cepat. Jawaban kami saudara sekalian bahwa RUU Minerba disiapkan sejak 2016," katanya dalam rapat kerja virtual, Senin (11/5/2020).

"Kemudian saat-saat akhir sudah menuju pembahasan pemerintah periode lalu kemudian masuk itu tinggal pesandingan DIM (daftar investarisasi masalah)," tambahnya.

Hal itu juga mengacu pada pembahasan 938 DIM yang dinilai pembahasannya cepat. Ia mengatakan, hal itu mengacu pada mekanisme pembahasan perundang-undangan.

"Kemudian banyak DIM yang sama sehingga itu tidak perlu dibahas," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Komisi III DPR Gelar RDP di KPK, Sekaligus Tinjau Rutan"
[Gambas:Video 20detik]