DPR Cecar Dirut PLN soal Tagihan Listrik Bengkak: Ada yang Naik 300%!

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 22 Jun 2020 17:14 WIB
Menyambut lebaran Idul Fitri 1438H, Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberi diskon hingga 50 persen untuk penyambungan tambah daya dan baru.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Komisi VI DPR RI mencecar PT PLN (Persero) soal kenaikan tagihan listrik pelanggan di masa pandemi COVID-19. Hal itu terjadi saat berlangsungnya rapat dengar pendapat (RDP) yang dihadiri oleh Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini.

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mengatakan bahwa masyarakat mengeluhkan naiknya tagihan listrik.

"Mereka harus merasakan kenaikan listrik yang sangat signifikan. Bahkan karyawan kami dari daerah tiba-tiba restoran tutup selama 2 bulan ini tapi tagihannya tetap sama ketika normal. Ini banyak terjadi oleh restoran milik kawan-kawan kami di daerah. Hati rakyat kami terluka," kata dia dalam RDP, Senin (22/6/2020).

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron juga menyampaikan hal senada. Di tengah pandemi COVID-19 masyarakat harus membayar tagihan listrik lebih besar dari biasanya.

"Di kala terjadi COVID, justru tagihan PLN naik. Bahkan ada kawan saya tarifnya naik 300%. Lalu nanti apa dampaknya pada masyarakat kalau nanti (PLN) kita berikan bantuan?," jelasnya.

Ombudsman Republik Indonesia menyatakan ada banyak laporan dan keluhan masyarakat soal lonjakan tagihan listrik. Bahkan lonjakan yang terjadi ada yang hingga ribuan persen.

Ketua Ombudsman Amzulian Rifai menyatakan bahwa laporan terkait kenaikan tagihan listrik yang melonjak tajam sangat banyak. Amzulian bahkan mengatakan ada yang naik lebih dari 1.000%.

Amzulian mengatakan kemungkinan hal ini menjadi aduan karena kurangnya informasi dari PLN soal alasan mengapa tagihan listrik naik.

"Ombudsman juga dapat laporan terkait kecenderungan kenaikan tagihan listrik yang kembali jadi pembicaraan di berbagai tempat. Mungkin ini karena informasi simpang siur soal kenaikan itu. Bahkan ada yang alami kenaikan lebih dari 1.000%," ungkap Amzulian dalam konferensi virtual via YouTube, Kamis (18/6/2020).



Simak Video "Pemerintah Jamin Tarif Listrik Tak Naik Hingga Akhir Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)