Saat Dua Raksasa Minyak Catat Rugi Ratusan Triliun

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 03 Agu 2020 19:00 WIB
Harga Minyak Mentah AS Di Bawah Nol, Pembeli Tidak Bayar Malah Ditawari Uang
Foto: DW (News)
Jakarta -

Pandemi virus Corona (COVID-19) telah membuat banyak perusahaan babak belur. Bahkan perusahaan minyak raksasa dunia seperti Exxon Mobil dan Chevron juga harus mengalami kerugian hingga ratusan triliun dalam laporan keuangan kuartal II-2020.

Melansir CNN, Saham Exxon (XOM) dan Chevron (CVX) masing-masing anjlok setelah pengumuman laporan keuangannya.

Krisis coronavirus telah menurunkan permintaan minyak sepanjang 2020. Exxon mengalami kerugian sebesar US$ 1,1 miliar atau setara Rp 16 triliun (kurs Rp 14.600), setelah di kuartal I-2020 juga mengalami kerugian. Sementara Chevron mencatatkan kerugian sebesar US$ 8,3 miliar atau setara Rp 121 triliun.

Harga minyak mentah dunia telah jatuh lebih dari 25% tahun ini, bahkan sempat jatuh di bawah US$ 0. Namun, harga minyak telah pulih akhir-akhir ini, dan sekarang berada di sekitar US$ 40 per barel. Meski begitu, CEO kedua raksasa energi itu masih belum terlihat optimistis terhadap kinerja keuangan perusahaan kedepannya.

"Beberapa bulan terakhir telah menghadirkan tantangan yang unik. Dampak ekonomi dari wabah COVID-19 secara signifikan mengurangi permintaan akan produk kami dan menurunkan harga komoditas," kata CEO Chevron, Michael Wirth.

Chevron menambahkan dalam pernyataannya bahwa sementara permintaan dan harga komoditas telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan, mereka masih sulit untuk kembali ke kondisi sebelum pandemi. Artinya ada kemungkinan kinerja keuangan di kuartal III-2020 tak jauh berbeda,

Sementara CEO Exxon, Darren Woods mengatakan pandemi global dan kondisi kelebihan pasokan secara signifikan telah mempengaruhi hasil kinerja keuangan di kuartal II-2020 perusahaan. Penyebabnya harga, margin, dan volume penjualan yang lebih rendah.



Simak Video "Kasus Corona di RI Melonjak, 4 September Tambah 3.269"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)