Berita Terpopuler Sepekan

Mulan Jameela 'Cubit' Bos PLN soal Utang Rp 694 T

Tim detikcom - detikFinance
Minggu, 30 Agu 2020 20:07 WIB
Mulan Jameela saat ditemui di Gedung DPR.
Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Kondisi keuangan PT PLN (Persero), khususnya mengenai utang perusahaan listrik pelat merah yang besar mendapat sorotan dari Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Mulan Jameela.

Ia mengungkap, jika merujuk laporan keuangan kuartal I-2020 PLN memiliki utang jangka panjang Rp 537 triliun dan utang jangka pendek Rp 157,79 triliun. Jadi, total utang PLN Rp 694,79 triliun.

"Seperti diketahui utang untuk membiayai proyek infrastruktur listrik 35.000 MW. PLN tidak punya dana sendiri sehingga harus melakukan pinjaman kepada perbankan Rp 100 triliun per tahun untuk tujuan membangun pembangkit. Dengan kondisi keuangan seperti ini tentu saja cukup mengagetkan dan tidak sehat," katanya dalam rapat Komisi VII dengan Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini di Komisi VII, Selasa (25/8/2020).

Ia pun mempertanyakan upaya PLN menjamin ketersediaan listrik tanpa adanya kenaikan tarif kepada masyarakat.

"Yang ingin saya tanyakan dengan kondisi seperti ini bisakah PLN menjamin ketersediaan listrik nasional tanpa harus menaikkan tarif listrik kepada masyarakat," ungkapnya.

Selanjutnya, ia mempertanyakan bagaimana langkah PLN untuk membayar utang tersebut.

"Apa langkah yang dilakukan PLN untuk mengatasi dan membayar utang tersebut," sambungnya.

Merespons hal tersebut, Zulkifli mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga keuangan PLN dengan baik.

"Mengenai utang kami, utang jangka panjang Rp 530 triliun, utang jangka pendek Rp 150 triliun lebih, kami sangat paham dengan itu dan memang situasi seperti ini komitmen kami adalah menjaga sustainability keuangan PLN terjaga dengan baik," terangnya.



Simak Video "Dear Pertamina, Mulan Jameela Usul Harga Pertamax Setara Premium"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)