Hore! Warga Asmat Bisa Beli BBM dengan Harga Seperti di Jawa

Wilpret Siagian - detikFinance
Kamis, 01 Okt 2020 20:42 WIB
BBM Satu Harga di Kabupaten Asmat-Papua
Foto: Dok. PT Pertamina (Persero)
Jayapura -

PT Pertamina (Persero), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) kembali meresmikan lembaga penyalur BBM Satu Harga di tiga titik di Kabupaten Asmat, Papua, Jumat (25/9/2020) pekan lalu.

Dengan peresmian SPBU Kompak sebagai penyalur BBM satu harga, kini warga Asmat di Kampung Mamugu Distrik Sawa, Kampung Sagare Distrik Awyu dan kampung Yamas Distrik Joerat telah menikmati harga BBM yang sama dengan di Pulau Jawa.

"Kabupaten Asmat merupakan salah satu daerah masuk dalam 3T ( Terdepan, Terluar dan Terpencil) sehingga daerah ini menjadi sasaran program BBM satu harga," ujar Unit Manager Communication, Relations, & CSR Marketing Operation Region VIII Pertamina, Edi Mangun kepada DetikFinance, Kamis (1/10/2020).

Menurut Edi Mangun, dengan penambahan SPBU Kompak di Kabupaten Asmat akan sangat membantu perekonomian masyarakat, apalagi dengan harga premium dan solar dengan harga yang sama di Jawa yaitu Premium Rp 6.450 per liter dan Solar Rp. 5.150 per liter.

Sebelumnya masyarakat harus membeli BBM di kisaran harga Rp 20.000 sampai Rp 50.000 per liternya.

"Besar harapan kami keberadaan Lembaga Penyalur BBM satu harga ini bisa bermanfaat dalam memacu peningkatan ekonomi masyarakat setempat," ujar Edi.

Diharapkan beroperasinya lembaga penyalur BBM Satu Harga dibarengi pengawasan dari pihak Kementerian ESDM, BPH Migas, pemerintah daerah, Polri/TNI, dan melibatkan masyarakat. Sehingga, BBM satu harga dapat berjalan dengan tepat sasaran sehingga bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

"Kami berharap pemerintah daerah, TNI, Polri dapat melakukan pegawasan dalam penyaluran BBM Satu Harga ini, sehingga sasaran pelaksanaan program BBM Satu Harga di wilayah Papua dan Maluku berguna bagi kesejahteraan masyarakat," kata Edi

Edi menambahkan dengan peresmian tiga titik BBM satu harga di Asmat, maka pada tahun 2020 telah ada penambahan sebanyak 13 titik di wilayah Papua.

" Setelah pengoperasian SPBU Kompak sebanyak 3 titik di Asmat, Insya Allah titik lainnya segera menyusul dalam waktu dekat dan target 2020 optimis tercapai dan diharapkan dapat membawa dampak positif di bidang ekonomi dan sosial bagi masyarakat," ujar Edi.

Sementara itu Bupati Asmat, Elisa Masa Kambu mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pertamina atas upaya penyediaan energi hingga ke wilayah pelosok secara merata dengan harga yang terjangkau dalam program SPBU Kompak di kabupaten Asmat, khususnya di tiga kampung yang jauh dari ibu kota kabupaten.

(hns/hns)