Menteri ESDM: Ketergantungan Impor Energi Jadi Tantangan Pemerintah

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 09 Okt 2020 15:55 WIB
Jakarta Energy Forum 2020 resmi dibuka oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif. Acara ini bertema  The Future of Energy.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan saat ini Indonesia masih ketergantungan impor energi. Menurutnya kondisi tersebut menjadi tantangan berat bagi pemerintah.

"Ketergantungan impor energi menjadi salah satu tantangan berat bagi pemerintah dalam menjaga perekonomian dan ketahanan energi nasional," kata dia dalam sebuah acara virtual, Jumat (9/10/2020).

Dia menjelaskan kemajuan peradaban, teknologi, gaya hidup, dan pertumbuhan ekonomi menyebabkan permintaan terhadap energi terus meningkat. Pemerintah berkomitmen menyediakan energi dalam jumlah yang cukup, merata, terjangkau dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sementara saat ini, Indonesia masih mengandalkan energi konvensional berbasis fosil, di mana kedepannya akan didorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

"Pemanfaatan energi kita saat ini masih mengandalkan energi yang berbasis fosil. Oleh sebabnya diantaranya disubsidi oleh pemerintah yang berasal dari impor," sebutnya.

Dia menerangkan dunia internasional sudah berkomitmen untuk mengurangi dampak perubahan iklim dengan mendorong penggunaan EBT sebagai pengganti energi konvensional. Indonesia pun sepakat untuk itu.

"Sehingga terjadi transformasi energi untuk mengurangi penggunaan energi fosil pada seluruh sektor termasuk diantaranya sektor transportasi ke energi baru terbarukan," tambah Arifin.

(toy/fdl)