Premium Dikabarkan Mau Dihapus, Berapa Banyak Sih yang 'Minum'?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 22 Nov 2020 20:22 WIB
Pemerintah lagi-lagi mengungkapkan soal rencana kenaikan harga BBM subsidi pada bulan Juni 2013 mendatang. Harga bensin premium akan naik menjadi Rp 6.500/liter, dan solar harganya menjadi Rp 5.500/liter.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Wacana penghapusan BBM jenis Premium kembali bergulir. Kali ini wacana itu dilontarkan Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) MR Karliansyah.

Premium disebut akan dihapus pada 1 Januari 2021 di Jawa, Madura Bali (Jamali). Sejalan dengan itu, Pertamina mengadakan promo penjualan Pertalite seharga Premium.

Namun, Pjs VP Corporate Communication Pertamina Heppy Wulansari menegaskan pihaknya masih menyalurkan BBM jenis Premium. Bahkan, meskipun Pertamina saat ini sedang mengadakan program promo BBM Pertalite seharga Premium.

"Kebijakan penyaluran RON 88/Premium merupakan kewenangan Pemerintah dan Pertamina akan menyalurkan selama masih ada penugasan," kata Heppy kepada detikcom, Minggu (22/11/2020).

Meski begitu, Heppy juga menegaskan pihaknya akan terus mengedukasi konsumen untuk menggunakan BBM ramah lingkungan dan BBM yang lebih berkualitas.

Dia menjelaskan BBM dengan RON lebih tinggi akan berdampak positif bagi mesin kendaraan. Emisi gas buangnya pun lebih rendah sehingga berdampak pada udara yang lebih bersih. Di sisi lain, dia memaparkan konsumsi Premium dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan.

"Artinya animo masyarakat terhadap BBM dengan RON yang lebih tinggi sudah semakin baik," ujar Heppy.

Dia memaparkan data komposisi BBM nasional Pertamina untuk Premium pun mulai mengecil penggunaannya. Per pertengahan November 2020 adalah sebagai berikut:
Premium 23%
Pertalite 63%
Pertamax 13%
Pertamax turbo 1%



Simak Video "Premium Bakal Dihapus, Ini Tanggapan Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)