Fasilitas Minyak Saudi Aramco Diserang, Ini Kata Menteri ESDM

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 23 Nov 2020 19:50 WIB
Ilustrasi sektor migas
Foto: Ilustrasi Migas (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)
Jakarta -

Fasilitas minyak Saudi Aramco disebut-sebut telah diserang. Hal ini menjadi perhatian karena bisa berpengaruh pada pasokan dan harga minyak. Lalu, apa kata Menteri ESDM Arifin Tasrif?

Arifin mengatakan, kondisi minyak dunia sedang kelebihan pasokan. Menurutnya, kondisi itu akan seimbang.

"Tapi sekarang kan lagi over supply semuanya, balance aja saya rasa," katanya di DPR Jakarta, Senin (23/11/2020).

Dia menilai, serangan itu tidak memberikan dampak yang besar kecuali fasilitas itu benar-benar hancur. Arifin tidak bisa berkomentar lebih lanjut karena belum tahu secara pasti informasi tersebut.

"Saya rasa demikian, kecuali hancur sama sekali, tapi kan nggak hancur total kan? Tapi saya nggak tahu sih, baru denger," ujarnya,

Diberitakan sebelumnya, kelompok pemberontak Houthi Yaman menyatakan telah menembakkan roket ke pusat distribusi perusahaan minyak Saudi Aramco yang berlokasi di Kota Jeddah, Arab Saudi.

Dilansir dari Reuters, seorang juru bicara (Jubir) Houthi mengumumkan serangan itu melalui Twitter. Hal itu diumumkan dengan tujuan mengingatkan perusahaan lainnya, terutama perusahaan asing yang beroperasi di Arab bahwa Houthi akan terus melanjutkan serangannya.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi dari Pemerintah Arab Saudi, maupun Saudi Aramco apakah serangan itu betul terjadi.

(acd/dna)