Kabar Baik! Warga di Mahakam Ulu Kini Bisa Beli Premium Rp 6.450/Liter

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Senin, 30 Nov 2020 10:02 WIB
Masyarakat di Desa Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu dan sekitarnya kini bisa menikmati BBM satu harga.
Foto: Pertamina
Jakarta -

Masyarakat di Desa Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu dan sekitarnya kini bisa menikmati BBM satu harga. Sebab SPBU berjenis Kompak sebagai bagian dari program BBM Satu Harga baru saja diresmikan oleh Camat, Pjs Bupati setempat hingga Pertamina.

"Sebagai BUMN yang bergerak di bidang energi, tentunya kami dukung penuh program pemerintah apalagi dalam mewujudkan kemandirian energi dan penyamarataan harga BBM ke pelosok negeri," ujar Pjs Sales Area Kaltimut Pertamina MOR VI Kalimantan Muhammad Rizal dalam keterangan tertulis, Senin (30/11/220)

Menurutnya Rizal, adanya penambahan SPBU Kompak 3T di daerah Kec. Long Pahangai, Kab. Mahakam Ulu diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat yang dominan bermata pencaharian sebagai penambang emas, petani hingga buruh kayu.

Masyarakat tidak lagi merogoh kocek sebanyak Rp 15 ribu per liter untuk solar dan premium. Sekarang, masyarakat dapat menikmati harga premium dan solar dengan harga yang sama yaitu premium Rp 6.450/liter dan solar Rp. 5.150/liter.

"Demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM, Premium & Bio Solar diangkut dengan moda transportasi yang kompleks. Perjalanan menggunakan kapal ditempuh untuk mengangkut BBM dari titik suplai Fuel Terminal Samarinda," ungkapnya.

Dia menuturkan dengan mekanisme BBM diangkut menggunakan Kapal SPOB kapasitas 100 KL dari Jetty FT Samarinda menuju Kec. Long Bagun, Kab. Mahakam Ulu dengan estimasi perjalanan selama 4 hari 3 malam dengan kondisi air sungai yang normal.

"Setelah sampai di Kec. Long Bagun, BBM dibawa kembali menggunakan Long Boat yang dilangsir menggunakan drum di mana setiap Long Boat maksimal membawa 30 Drum," terangnya.

Adapun beberapa rintangan yang dihadapi yaitu riam (jeram) yang di mana jika Longboat ingin melewati riam tersebut, drum-drum BBM harus dilangsir atau diturunkan beberapa drum agar kapal long boat bisa melewati riam tersebut.

"Estimasi perjalanan yang ditempuh untuk mencapai Lokasi di Kec. Long Pahangai memakan waktu kurang lebih 6-7 jam (jika kondisi air / sungai normal). Namun, hal ini tentunya tidak menjadi alasan bagi Pertamina untuk terus mendistribusikan BBM ke lokasi," jelasnya.

Sementara itu, Perwakilan Pjs. Bupati Mahakam Ulu yg diwakili oleh Asisten Bidang Sosial Ekonomi Pembangunan E. Tek Hen Yohanes mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya pada Pertamina dalam merealisasikan SPBU 3T dengan harga yang sama.

"Pastinya bukan pekerjaan mudah yang dilakukan oleh Pertamina untuk mendukung nawacita pemerintah yaitu pemerataan energi. Diharapkan Pertamina terus menjamin pasokan dan ketersedian BBM ke dalam wilayah Kabupaten Mahakam Ulu dan koordinasi kita terus terjalin baik," ungkapnya.

Sebagai informasi, saat ini telah beroperasi di 39 titik BBM 1 Harga di seluruh Kalimantan, di mana SPBU ini merupakan satu-satunya titik target yang ditugaskan kepada Pertamina untuk wilayah Kalimantan Timur pada tahun 2020.

(ega/hns)