Jelang Pilkada, Pasokan LPG 3 Kg di Sulawesi Ditambah 4%

Angga Laraspati - detikFinance
Sabtu, 05 Des 2020 19:22 WIB
Pertamina
Foto: Pertamina
Jakarta -

Menjelang libur Pilkada, PT Pertamina (Persero) regional Sulawesi menyiapkan seluruh lembaga penyalur untuk memastikan stok BBM dan menambah pasokan LPG. Pertamina juga menyiagakan Pertamina Delivery Service (PDS) untuk memudahkan pemesanan produk.

Tak hanya itu, Pertamina juga mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) pengamanan pasokan BBM dan LPG yang aktif mulai tanggal 7 Desember 2020 hingga menyambut Natal dan Tahun Baru 2021 nanti. Unit Manager Comm, Rel dan CSR MOR VII Sulawesi Laode Syarifuddin Mursali mengatakan Pertamina menambah pasokan LPG 3 kg fakultatif sebesar total 541.992 tabung khusus untuk tanggal 9 Desember 2020 yang tersebar di 6 Provinsi di Sulawesi.

Rinciannya adalah Sulawesi Selatan 291.904 tabung, Sulawesi Tenggara, 53.511 tabung, Sulawesi Tengah 52.169 tabung, Sulawesi Barat 29.546 tabung, Sulawesi Utara 82.110 tabung dan Gorontalo 32.752 tabung.

"Untuk antisipasi libur Pilkada, Pertamina menambah pasokan LPG 3kg Se-Sulawesi sebesar 4% dari rencana penyaluran normal pada hari itu," ujar Laode dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/12/2020).

Lebih lanjut Laode menambahkan Pertamina juga mengawasi seluruh lembaga penyalur BBM dan LPG untuk tetap mematuhi protokol COVID-19 dan menyalurkan produk sesuai target sasarannya.

"Selain itu, tak henti-hentinya kita mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM dan LPG sesuai peruntukannya," terangnya.

Selain itu, stok BBM di 17 Fuel Terminal yang memasok BBM se-Sulawesi dipastikan dalam keadaan aman melayani masyarakat yang akan bepergian di libur panjang ini. Masyarakat juga dapat memanfaatkan Pertamina Delivery Service serta Pertashop yang sudah hadir di 41 Desa Se-Sulawesi.

"Masyarakat pun dapat menikmati promo lebih hemat Rp 250/ liter untuk pembelian Pertamax dan Dex Series menggunakan Aplikasi MyPertamina yang dapat diunduh di PlayStore dan AppStore. Promo tersebut dapat dinikmati hingga 31 Desember 2020," pungkasnya.

(mul/mpr)