Sri Mulyani: Harga Minyak Membaik, Lifting Migas Turun

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 21 Des 2020 14:09 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan besaran harga minyak mentah dan lifting minyak dan gas di dalam negeri. Sri Mulyani menyebut harga minyak menunjukkan perbaikan.

Hal tersebut dikatakan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA yang disiarkan langsung lewat akun YouTube Kementerian Keuangan, Senin (21/12/2020).

"Harga minyak kita yang tadinya diasumsikan di UU APBN US$ 63 per barel dan 33 dalam Prepres 72, sekarang kita dalam situasi yang relatif yang lebih membaik yaitu di US$ 40 end of period atau US$ 39,78 year to date," ujar Sri Mulyani.

Sementara untuk lifting minyak Sri Mulyani mengatakan, mengalami penurunan. Dalam asumsi APBN, lifting minyak dipatok 755 barel per hari sementara dalam Perpres 705 barel per hari.

Sementara realisasi hingga November 2020 mencapai 689,7 barel per hari (end of period) "704,5 barel per hari (year to date)," tambahnya.

Begitu juga dengan lifting gas di mana di APBN dipatok 1.191 barel dan 992 barel dalam perpres 72, didapatkan realisasi sebanyak 981,3 barel per hari (year to date)

(zlf/zlf)